<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>welcome to my blog</title>
	<atom:link href="http://azzip.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://azzip.wordpress.com</link>
	<description>kumpulan tugas 1 TKJ</description>
	<lastBuildDate>Thu, 22 Jan 2009 03:46:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='azzip.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>welcome to my blog</title>
		<link>http://azzip.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://azzip.wordpress.com/osd.xml" title="welcome to my blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://azzip.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Menginstall windows XP</title>
		<link>http://azzip.wordpress.com/2009/01/22/menginstall-windows-xp/</link>
		<comments>http://azzip.wordpress.com/2009/01/22/menginstall-windows-xp/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Jan 2009 03:46:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anggaariyanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[tugas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://azzip.wordpress.com/?p=132</guid>
		<description><![CDATA[Persiapan penginstaln windows XP : 1.Siapkan Cd Instal Windows XP yang bootable (cd windows xp yang bisa booting/bootable). Jika Cd windows xp tidak bootable maka anda terlebih dahulu harus menginstal windows 98, lalu baru menginstal windows xp biasa (seperti menginstal program) Ingat dan catat serial numbernya. 2.Yang pasti computer anda ada cd roomnya, he..he…he…. 3.Backup [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azzip.wordpress.com&amp;blog=4995423&amp;post=132&amp;subd=azzip&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Persiapan penginstaln windows XP :<br />
1.Siapkan Cd Instal Windows XP yang bootable (cd windows xp yang bisa booting/bootable).<br />
Jika Cd windows xp tidak bootable maka anda terlebih dahulu harus menginstal windows 98, lalu baru menginstal windows xp biasa (seperti menginstal program)<br />
Ingat dan catat serial numbernya.<br />
2.Yang pasti computer anda ada cd roomnya, he..he…he….<br />
3.Backup data/documents apa saja yang menurut anda penting yang ada didalam drive C ke drive lainnya misal ke drive D.<br />
Karena semua data/program yang ada didalam drive C semuanya akan hilang, kecuali anda merepair/memperbaiki maka data/program yang ada di drive C tidak akan hilang<br />
4.Siapkan Cd driver yang dibutuhkan oleh computer anda, seperti driver motherboat, sound, dan driver VGA card<br />
5.Jika anda perokok siapkan rokok terlebih dahulu supaya tidak bosen, karena instalasi memakan waktu kurang lebih setengah jam (tergantung kecepatan computer anda)<br />
<span id="more-132"></span></p>
<p>Proses Instalasi :<br />
1.Masukan CD installer Windows Xp kedalam Cd room anda.<br />
2.Restar computer.</p>
<p>Yang harus diperhatikan dalam menginstal/menginstal ulang windows xp :<br />
1.Siapkan Cd Instal Windows XP yang bootable (cd windows xp yang bisa booting/bootable).<br />
Jika Cd windows xp tidak bootable maka anda terlebih dahulu harus menginstal windows 98, lalu baru menginstal windows xp biasa (seperti menginstal program)<br />
Ingat dan catat serial numbernya.<br />
2.Yang pasti computer anda ada cd roomnya, he..he…he….<br />
3.Backup data/documents apa saja yang menurut anda penting yang ada didalam drive C ke drive lainnya misal ke drive D.<br />
Karena semua data/program yang ada didalam drive C semuanya akan hilang, kecuali anda merepair/memperbaiki maka data/program yang ada di drive C tidak akan hilang<br />
4.Siapkan Cd driver yang dibutuhkan oleh computer anda, seperti driver motherboat, sound, dan driver VGA card<br />
5.Jika anda perokok siapkan rokok terlebih dahulu supaya tidak bosen, karena instalasi memakan waktu kurang lebih setengah jam (tergantung kecepatan computer anda)<br />
6.Jika anda belum Sholat, lebih baik Sholat dulu karena biasanya kalau didepan computer orang akan lupa segalanya, dan jangan lupa berdo’a supaya proses instalasi ini berjalan seperti yang anda inginkan…..amin.</p>
<p>Proses Instalasi :<br />
1.Masukan CD installer Windows Xp kedalam Cd room anda.<br />
2.Restar computer.<br />
3.pilih booting awal ke Cd room<br />
Untuk mengganti booting awal ke cd room anda bisa masuk ke bios dengan cara restart computer lalu tunggu tulisan Pres Del to enter setup, dan anda harus menekan tombol Del yang ada di keyboard. Otomatis tampilan layar monitor akan menuju bios biasanya warna biru, kemudian anda cari sub menu yang memanagement booting (biasanya sub menu advance bios feature-boot sequence).<br />
Jika Motherboat anda keluaran terbaru untuk mengganti booting awal ke cd room anda cukup menekan tombol F8 atau F10 atau F11, tentunya setelah anda restart.<br />
Jika anda masih belum mengerti tanyakan pada teman anda yang menurut anda mengetahui sedikit banyak tentang cara mengganti booting awal ke cd room.<br />
Dan jika teman anda pun gak ada yang mengerti, sebaiknya tutup artikel ini, lalu anda cuci kaki dan gosok gigi kemudian tidur saja.<br />
4.Setelah proses booting berhasil kemudian ada tulisan pres any key to boot from cd, maka anda harus menekan salah satu tombol di keyboard anda (misal tekan enter), setelah itu layar computer otomatis menjadi warna biru.<br />
5.Anda akan berada pada layar window setup (tulisan window setup berada dipojok kiri atas), tunggu</p>
<p>6.kemudian muncul layar window xp proses setup (tulisan ini juga berada pada pojok kiri atas).dilayar ini anda akan dihadaokan pada pilihan seperti :<br />
To setup window xp press ENTER<br />
To repair winows xp installing using recovery……, press R<br />
To quit setup……… press F3<br />
Pada pilihan-pilihan tersebut anda pilih pilihan yang teratas yaitu anda tekan ENTER<br />
7.Lalu anada dihadapkan pada layar window xp licenci agreement<br />
Pada layar ini anda pilih/tekan F8<br />
8.Kemudian anda dihadapkan lagi pada layar windowxp process setup, dilayar ini terdapat juga pilihan-pilihan seperti :<br />
To repair, press R<br />
To continue , press ESC (escape)<br />
Pada pilihan-pilihan tersebut anda pilih pilihan yang kedua yaitu anda tekan ESC.<br />
9.Kemudian anda dihadapkan lagi pada pilihan-pilihan, seperti :<br />
To setup, press ENTER<br />
To create……., Press C<br />
To delete……., Press D<br />
Pada pilihan-pilihan tersebut anda pilih pilihan yang teratas yaitu anda tekan ENTER<br />
10.Kemudian anda juga akan dihadapkan kembali pada pilihan-pilihan, seperti :<br />
To Continue, Press C<br />
To Select Different….., Press ESC<br />
Pada pilihan-pilihan tersebut anda pilih pilihan yang teratas yaitu anda tekan C<br />
11.Lalu ada pilihan-pilihan lagi, seperti :<br />
&#8230;&#8230;&#8230;.NTFS (Quick)<br />
……..FAT (Quick)<br />
……..NTFS<br />
……..FAT<br />
……&#8230;Confert to NTFS/FAT<br />
……..Leave No Change.<br />
Pada pilihan-pilihan tersebut terserah anda mau pilih yang mana tergantung anda apakah mau memakai system NTFS atau sytem FAT<br />
Tetapi penulis biasanya memakai sytem FAT, karena FAT bisa dibaca pada System Windows 98.<br />
Jadi pada pilihan tersebut diatas, pilih pilihan ke dua yaitu memakai System FAT. Tuliasan Quick berarti saat anda memformat Drive C tersebut Prosesnya Cepat.<br />
12.Kemudian anda dahadapkan lagi pada pilihan-pilihan seperti :<br />
To Format, Press F<br />
To Select&#8230;, Press ESC<br />
pada pilihan-pilihan tersebut anda pilih pilihan yang teratas yaitu anda tekan F<br />
13.Lalu tekan ENTER, ENTER……<br />
14.Anda tunggu Proses tersebut.<br />
15.Nanti pada saat kurang lebih pada menit ke 33 akan muncul windows baru yaitu system meminta Serial Number, Waktu dan Area/Zona (pada saat memilih area/zona pilih GMT+7 yaitu area Jakarta)…..next<br />
16.Tunggu Proses Instalasi……….<br />
17.Pada Saat Komputer Restart anda jangan menekan apa-apa sampai proses instalasi tersebut selesai.<br />
18.Setelah proses instalasi selesai, kemudian anda install Drivernya.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/azzip.wordpress.com/132/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/azzip.wordpress.com/132/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/azzip.wordpress.com/132/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/azzip.wordpress.com/132/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/azzip.wordpress.com/132/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/azzip.wordpress.com/132/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/azzip.wordpress.com/132/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/azzip.wordpress.com/132/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/azzip.wordpress.com/132/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/azzip.wordpress.com/132/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/azzip.wordpress.com/132/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/azzip.wordpress.com/132/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/azzip.wordpress.com/132/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/azzip.wordpress.com/132/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azzip.wordpress.com&amp;blog=4995423&amp;post=132&amp;subd=azzip&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://azzip.wordpress.com/2009/01/22/menginstall-windows-xp/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1e46037d24e2500f8289d501675a58bf?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">anggaariyanto</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Macam &#8211; processor</title>
		<link>http://azzip.wordpress.com/2009/01/13/macam-processor/</link>
		<comments>http://azzip.wordpress.com/2009/01/13/macam-processor/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Jan 2009 08:23:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anggaariyanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[processor]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://azzip.wordpress.com/?p=126</guid>
		<description><![CDATA[Intel Pentium 4 Family Biasa disebut Pentium 4. Meski dalam satu keluarga namun memiliki kecepatan yang berbeda-beda. Demikian juga dengan socket yang digunakan. Versi terbanyak yang digunakan Pentium 4 adalah menggunakan socket 478. Pada versi terbarunya telah menggunakan socket LGA 775 untuk mendukung beberapa motherboard keluaran terbaru. Prescott Merupakan generasi pertama Pentium 4 yang memiliki [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azzip.wordpress.com&amp;blog=4995423&amp;post=126&amp;subd=azzip&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Intel Pentium 4 Family<br />
Biasa disebut Pentium 4. Meski dalam satu keluarga namun memiliki kecepatan yang berbeda-beda. Demikian juga dengan socket yang digunakan. Versi terbanyak yang digunakan Pentium 4 adalah menggunakan socket 478. Pada versi terbarunya telah menggunakan socket LGA 775 untuk mendukung beberapa motherboard keluaran terbaru.<br />
<span id="more-126"></span></p>
<p>Prescott<br />
Merupakan generasi pertama Pentium 4 yang memiliki 1 MB L2 cache dan memiliki kecepatan 3,8 GHz. Namun, pada processor ini memiliki kendala yang cukup signifikan, yaitu memiliki panas yang cukup tinggi. Dan processor ini belum mendukung operating system dan aplikasi 64-bit. Segi baiknya, processor ini memang memiliki kinerja yang baik untuk menunjang kebutuhan multiaplikasi dan gaming.<br />
Pentium 4 Extreme Edition<br />
Merupakan jajaran processor premium dari Intel, untuk CPU desktop PC. Yang terbaru juga telah menggunakan socket LGA 775 dan berjalan di atas 3,46 GHz dengan fitur 512 K L2 cache ditambah dengan 2 MB L3 cache dan FSB sebesar 1066 MHz. Ia juga tersedia dalam versi 64-bit CPU.<br />
Pentium D<br />
Keluarga CPU Intel yang memiliki arsitektur dual-core. Beberapa seri yang sudah tersedia, di antaranya Pentium D 840, 830, dan 820 yang memiliki clock dari 2,80 sampai 3,20 GHz dengan FSB 800 MHz. Dengan L2 cache yang dimilikinya 2×1 Mb. Dengan dual-core, diharapkan mampu melakukan pemrosesan data dengan waktu yang lebih singkat. Selain itu, processor ini telah dilengkapi dengan EMT64T (Extended Memory 64 Technology) yang mendukung operating system dan aplikasi 64-bit.<br />
Jika Anda tertarik untuk membeli processor keluaran Intel, agaknya jajaran processor Pentium D adalah pilihan ideal. Dual-core dan dukungan 64-bit menjadi alasan utama. Karena ke depannya semua aplikasi dan operating system akan menggunakan 64-bit. Di samping harga jual processor ini terbilang cukup relevan, yaitu sekitar US$279.<br />
AMD Athlon 64 Family<br />
AMD memiliki tiga jenis processor dengan performa yang berbeda. Yaitu, Athlon 64 dan FX Series, juga Sempron. Meski dari ketiganya memiliki basic teknologi yang sama, namun beberapa fitur dan harga yang ditawarkan memiliki perbedaan yang cukup berarti.<br />
Pada dasarnya, processor AMD Athlon 64 mampu menghasilkan kecepatan yang tinggi terhadap aplikasi yang menggunakan banyak floating point dan kebutuhan bandwidth yang besar. Mengapa demikian?<br />
AMD Athlon 64<br />
Pada processor ini memiliki dua versi. Versi yang pertama yang masih menggunakan memory single-channel. Yaitu Athlon 64 yang menggunakan socket 75. Sedangkan yang kedua menggunakan socket 939 dan sudah memiliki teknologi memory dual-channel. Untuk harga, sudah barang tentu Athlon 64 754 memiliki harga yang lebih murah dibanding 939. Keduanya memiliki L2 cache sebesar 1 MB, sedangkan untuk kecepatan yang ditawarkan beragam, mulai dari 2,4 GHz sampai dengan 3,0 GHz.<br />
Athlon 64 FX<br />
Processor ini merupakan processor yang paling tepat untuk menunjang para gamer, karena selain dilengkapi dengan L2 cache sebesar 1 MB dengan kecepatan terendah yang ditawarkan sebesar 2,6 GHz. Pada processor keluaran AMD baik Athlon 64 ataupun Athlon 64 FX sudah mendukung aplikasi dan operating system 64-bit. Dan kini AMD telah mengeluarkan processor dualcore, yaitu AMD Athlon 64 X2, masih menggunakan socket 939.+</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/azzip.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/azzip.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/azzip.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/azzip.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/azzip.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/azzip.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/azzip.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/azzip.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/azzip.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/azzip.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/azzip.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/azzip.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/azzip.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/azzip.wordpress.com/126/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azzip.wordpress.com&amp;blog=4995423&amp;post=126&amp;subd=azzip&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://azzip.wordpress.com/2009/01/13/macam-processor/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1e46037d24e2500f8289d501675a58bf?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">anggaariyanto</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sejarah processor</title>
		<link>http://azzip.wordpress.com/2009/01/13/sejarah-processor/</link>
		<comments>http://azzip.wordpress.com/2009/01/13/sejarah-processor/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Jan 2009 08:19:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anggaariyanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[processor]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://azzip.wordpress.com/?p=124</guid>
		<description><![CDATA[mikroprosesor adalah sebuah IC (Integrated Circuit) yang digunakan sebagai otak/pengolah utama dalam sebuah sistem komputer. Mikroprosesor merupakan hasil dari pertumbuhan semikonduktor. Pertama kali MIkroprosesor dikenalkan pada tahun 1971 oleh Intel Corp, yaitu Mikroprosesor Intel 4004 yang mempunyai arsitektur 4 bit. Dengan penambahan beberapa peripheral (memori, piranti I/O, dsb) Mikroprosesor 4004 di ubah menjadi komputer kecil [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azzip.wordpress.com&amp;blog=4995423&amp;post=124&amp;subd=azzip&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>mikroprosesor adalah sebuah IC (Integrated Circuit) yang digunakan sebagai otak/pengolah utama dalam sebuah sistem komputer.<br />
Mikroprosesor merupakan hasil dari pertumbuhan semikonduktor.<br />
Pertama kali MIkroprosesor dikenalkan pada tahun 1971 oleh Intel Corp,<br />
yaitu Mikroprosesor Intel 4004 yang mempunyai arsitektur 4 bit.<br />
Dengan penambahan beberapa peripheral (memori, piranti I/O, dsb) Mikroprosesor 4004 di ubah menjadi komputer kecil oleh intel.<br />
<span id="more-124"></span><br />
Kemudian mikroprosesor ini di kembangkan lagi menjadi 8080 (berasitektur 8bit), 8085, dan kemudian 8086 (berasitektur 16bit).<br />
Dilaen pihak perusahaan semikonduktor laen juga memperkenalkan dan mengembangkan mikroprosesor antara lain Motorola dengan M6800, dan Zilog dengan Z80nya.<br />
Mikroprosesor Intel yang berasitektur 16 bit ini kebanyakan di akhiri oleh angka 86,<br />
akan tetapi karena nomor tidak dapat digunakan untuk merek dagang mereka menggantinya dengan nama pentium untuk merek dagang Mikroprosesor generasi kelima mereka.<br />
Arsitektur ini telah dua kali diperluas untuk mengakomodasi ukuran word yang lebih besar.<br />
Di tahun 1985, Intel mengumumkan rancangan generasi 386 32-bit yang menggantikan rancangan generasi 286 16-bit.<br />
Arsitektur 32-bit ini dikenal dengan nama x86-32 atau IA-32 (singkatan dari Intel Architecture, 32-bit). Kemudian pada tahun 2003, AMD memperkenalkan Athlon 64, yang menerapkan secara lebih jauh pengembangan dari arsitektur ini menuju ke arsitektur 64-bit, dikenal dengan beberapa istilah x86-64, AMD64 (AMD), EM64T atau IA-32e (Intel), dan x64 (Microsoft).<br />
Untuk melihat sejarah perkembangan komponen elektronik bisa dilihat dibawah ini:<br />
1904: Dioda tabung pertama kali diciptakan oleh seorang ilmuwan dari Inggris yang bernama Sir John Ambrose Fleming (1849-1945)<br />
1906: ditemukan trioda hasil pengembangan dioda tabung oleh seorang ilmuwan Amerika yang bernama Dr. Lee De Forest. Yang kemudian terciptalah tetroda dan pentode.<br />
Akan tetapi penggunaan dari tabung hampa tersebut tergeser pada tahun 1960 setelah ditemukannya komponen semikonduktor.<br />
1947: Transistor diciptakan di labolatorium Bell.<br />
1965: Gordon Moore dari Fairchild semiconductor dalam sebuah artikel untuk majalan elektronik mengatakan bahwa chip semikonduktor berkembang dua kali lipat setiap dua tahun selama lebih dari tiga dekade.<br />
1968: Moore, Robert Noyce dan Andy Grove menemukan Intel Corp. untuk menjalankan bisnis “INTegrated ELectronics.”<br />
1969: Intel mengumumkan produk pertamanya, RAM statis 1101, metal oxide semiconductor (MOS) pertama di dunia. Ia memberikan sinyal pada berakhirnya era memori magnetis.<br />
1971: Intel meluncurkan mikroprosesor pertama di dunia, 4-bit 4004, yang didesain oleh Federico Faggin.<br />
1972: Intel mengumumkan prosesor 8-bit 8008. Bill Gates muda dan Paul Allen coba mengembangkan bahasa pemograman untuk chip tersebut, namun saat itu masih kurang kuat.<br />
1974: Intel memperkenalkan prosesor 8-bit 8080, dengan 4.500 transistor yang memiliki kinerja 10 kali pendahulunya.<br />
1975: Chip 8080 menemukan aplikasi PC pertamanya pada Altair 8800, sekaligus merevolusi PC.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/azzip.wordpress.com/124/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/azzip.wordpress.com/124/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/azzip.wordpress.com/124/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/azzip.wordpress.com/124/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/azzip.wordpress.com/124/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/azzip.wordpress.com/124/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/azzip.wordpress.com/124/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/azzip.wordpress.com/124/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/azzip.wordpress.com/124/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/azzip.wordpress.com/124/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/azzip.wordpress.com/124/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/azzip.wordpress.com/124/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/azzip.wordpress.com/124/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/azzip.wordpress.com/124/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azzip.wordpress.com&amp;blog=4995423&amp;post=124&amp;subd=azzip&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://azzip.wordpress.com/2009/01/13/sejarah-processor/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1e46037d24e2500f8289d501675a58bf?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">anggaariyanto</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Berkenalan dengan PHP</title>
		<link>http://azzip.wordpress.com/2009/01/13/berkenalan-dengan-php/</link>
		<comments>http://azzip.wordpress.com/2009/01/13/berkenalan-dengan-php/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Jan 2009 08:15:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anggaariyanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[desain web]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://azzip.wordpress.com/?p=122</guid>
		<description><![CDATA[PHP merupakan salah satu bahasa pemrograman web yang paling banyak digunakan saat ini. Hasil dari NetCraft, menyatakan bahwa ada kurang lebih 52juta pengguna PHP diseluruh dunia atau kalau di persentase sekitar 70,9%. Sebuah angka yang fantastis untuk sebuah bahasa pemrograman. Nah, sebelum terkagum-kagum dengan PHP, ada baiknya kita berkenalan dulu dengan bahasa pemrograman website yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azzip.wordpress.com&amp;blog=4995423&amp;post=122&amp;subd=azzip&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>PHP merupakan salah satu bahasa pemrograman web yang paling banyak digunakan saat ini. Hasil dari NetCraft, menyatakan bahwa ada kurang lebih 52juta pengguna PHP diseluruh dunia atau kalau di persentase sekitar 70,9%. Sebuah angka yang fantastis untuk sebuah bahasa pemrograman.<br />
Nah, sebelum terkagum-kagum dengan PHP, ada baiknya kita berkenalan dulu dengan bahasa pemrograman website yang satu ini..<br />
<span id="more-122"></span></p>
<p>Sejarah<br />
Sejarah PHP dimulai pada Tahun 1995, ketika Rasmus Lerdorf -seorang software development contractor &#8211; mengembangkan skrip Perl/CGI untuk mengetahui jumlah pembaca online resume-nya. Skrip tersebut mengerjakan dua hal : mencatat informasi pengunjung, dan menampilkan jumlah pengunjung ke halaman web. Waktu itu belum ada tools seperti yang dibuat oleh Rasmus, sehingga banyak developer yang mengirimkan e-mail ke Rasmus, menanyakan tentang skrip yang dibuatnya. Hal itulah yang membuat Rasmus melepas skripnya, dan diberi nama PHP (Personal Home Page).<br />
Rasmus kemudian mulai mengembangkan banyak tambahan pada PHP, salah satu diantaranya adalah mengubah data yang dimasukkan dalam form HTML menjadi sebuah variabel. Pengubahan data ini nantinya akan memungkinkan user untuk mengekspor data ke dalam sistem mereka. Untuk menyelesaikan tambahan tersebut, Rasmus lebih memilih menggunakan bahasa C daripada Perl.<br />
Tambahan terus-menerus kepada PHP toolset memuncak pada November 1997 dengan pelepasan PHP 2.0, atau Personal Home Page â€” Form Interpreter (PHP-FI). Peluncuran ini juga meningkatkan popularitas PHP, yang ditandai dengan banyaknya pengembangan dan perbaikan yang dilakukan oleh programmer di seluruh dunia.<br />
Peluncuran PHP yang sedemikian populer, membuat sebuah tim developer bergabung dengan Rasmus. Mereka menjaga konsep penyisipan kode secara langsung ke dalam HTML, dan menulis kembali parsing engine-nya. Hal ini kemudian melahirkan PHP 3.0. Pada pelepasannya -ditahun 1998-, ada 50.000 user yang menggunakan PHP pada website mereka.<br />
Pada tahun 1999, NetCraft mencatat ada 1.000.000 lebih pengguna PHP yang membuat PHP menjadi “the most popular scripting languages in the world”.<br />
Dua pengembang inti PHP, Zeev Suraski dan Andi Gutmans, mengambil inisiatif untuk mempelopori pemikiran kembali tentang bagaimana PHP dioperasikan, dan kemudian mengenalkan Zend scripting engine.Hasilnya dapat dilihat dari peluncuran PHP 4.<br />
Lalu apa keuntungan menggunakan PHP?<br />
Keuntungan menggunakan PHP<br />
PHP terkenal dengan 4 kelebihannya :<br />
* Practical / Praktis :<br />
PHP adalah bahasa pemrograman yang sangat longgar dalam penulisan, dan ini meningkatkan kepraktisan buat para penggunanya. Misalnya saja programmer tidak diharuskan untuk menuliskan atau menghapus variabel. Walaupun kadang mereka juga tidak bisa mengatakan dengan mudah yang kemudian dipanggil dalam sebuah skrip, menebak formula terbaik dalam penetapan variabel secara otomatis kemudian menghapus variabel dan dan mengembalikan resource ke sistem setelah skrip berhasil di eksekusi.Pada akhirnya, PHP mampu membuat programmer lebih berpikir pada tujuan akhir dari project yang akan dibuat.<br />
* Power<br />
Sudah jadi rahasia umum kalau PHP mampu membuat halaman dinamis, memanipulasi form, dan dapat dihubungkan dengan database. Selain yang disebutkan tadi, ternyata PHP juga mampu melakukan hal-hal dibawah ini:<br />
- Membuat dan memanipulasi file Macromedia Flash, gambar, dan Portable Document Format (PDF),<br />
- Mengevaluasi sebuah password. Misal: Apakah sebuah password yang dibuat, gampang ditebak atau tidak.<br />
- Berkomunikasi dengan LDAP<br />
- Menguraikan string, bahkan yang kompleks sekalipun, dengan menggunakan POSIX dan Perl Based Regular Expression Library<br />
- Berkomunikasi dengan banyak protokol, termasuk IMAP, POP3 dan NNTP<br />
- Berkomunikasi dengan credit-card processing solution<br />
* Possibility<br />
Jarang ada developer PHP yang terikat pada suatu implementasi pemecahan masalah. Dilain sisi, ada banyak pilihan yang ditawarkan oleh PHP.<br />
Contohnya ada pada database yang didukung oleh PHP. Kurang lebih semuanya ada 25 database, termasuk Adabas D, dBase, Empress, FilePro, FrontBase, Hyperwave, IBM DB2, Informix, Ingres, Interbase, mSQL, direct MS-SQL, MySQL, Oracle, Ovrimos, PostgreSQL, Solid, Sybase, Unix dbm, dan Velocis.<br />
Kemampuan string-parsing juga bisa dianggap sebagai banyaknya kemungkinan yang ditawarkan oleh PHP. Dalam hal in, PHP memiliki lebih dari 85 function untuk memanipulasi string. Kelebihan ini tak hanya akan menawarkan keleluasaan untuk melakukan operasi string yang kompleks, namun juga menjembatani program yang memiliki fungsionalitas yang sama (seperti Python dan Perl) lewat PHP.<br />
* Price<br />
PHP merupakan salah satu open source software, yang dapat diartikan sebagai berikut:<br />
* PHP dapat dimodifikasi, didistribusikan, dan diintegrasikan dengan produk lain oleh penggunanya<br />
* Pengembangan dan auditing yang dilakukan secara terbuka.<br />
* Semua orang bebas berpastisipasi.<br />
Mulai tertarik? Yuk, kita lihat fitur-fitur terbarunya PHP<br />
Fitur pada PHP 4<br />
PHP 4 bukan merupakan versi terakhir yang sudah dikeluarkan oleh PHP, tapi versi ini masih banyak digunakan oleh para programmer website, ini dia fitur-fiturnya<br />
* Meningkatkan penanganan pada resource yang digunakan<br />
Kekurangan utama dari PHP 3.0 adalah skalabilitas. Para programmer masih menganggap PHP 3.0 belum mampu digunakan pada aplikasi-aplikasi berskala besar. Hal ini membuat para developer PHP berkerja keras untuk meningkatkan kemampuan penanganan resource, sehingga PHP mampu dijalankan pada aplikasi-aplikasi berskala besan pihak ketiga, yaitu PHPLIB (http://phplib.sourceforge.net). nah, pada versi 4 ini, session sudah mar.<br />
* Dukungan pada pemrograman berorientasi objek<br />
Fitur ini memainkan peranan penting bagi user untuk dapat bekerja dengan bahasa pemrograman berorientasi objek.<br />
* Dukungan pada penanganan session<br />
Penanganan pada session HTTP sebenarnya juga sudah ada pada versi PHP 3.0. Namun, masih menggunakan dukungampu ditangani langsung oleh PHP.<br />
Fitur ini menawarkan interaksi dari website. contoh yang paling umum digunakan adalah pada proses login dan logout.<br />
* Enkripsi<br />
MCrypt (http://mcrypt.sourceforge.net) sudah digabung pada distribusi asli. Fitur ini menawarkan algoritma enkripsi diantaranya Blowfish, MD5, SHA1, dan tripleDES.<br />
* Dukungan ISAPI<br />
Fitur ini menghubungkan webserver IIS (dari Microsoft) dan PHP dan dianggap sebagai modul ISAPI.<br />
* Dukungan COM/DCOM<br />
Nah, kalu yang ini, anggap aja sebagai bonus buat pengguna Windows. Fitur ini memungkinkan PHP untuk mengakses objek COM dan menambah interoperabilitas dengan aplikasi yang berjalan di Windows.<br />
* Dukungan terhadap Java<br />
* Perl Compatible Regular Expressions (PCRE) library<br />
Fitur pada PHP 5<br />
PHP 5 merupakan kelanjutan dari evolusi yang berjalan pada PHP. Walaupun pada PHP 4 sudah banyak library yang ditambahkan, PHP 5 menawarkan peningkatan dari fungsionalitas dan penambahan beberapa fitur, antara lain:<br />
* Peningkatan dari kemampuan pemrograman berorientasi objek<br />
* Exception handling, yang menstandarisasi logika atas pemberitahuan kesalahan pemrograman.<br />
* Peningkatan terhadap penanganan string<br />
* Peningkatan dukungan terhadap XML dan Web Service, yang menggunakan libxml2.<br />
* Dukungan terhadap SQLite database server</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/azzip.wordpress.com/122/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/azzip.wordpress.com/122/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/azzip.wordpress.com/122/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/azzip.wordpress.com/122/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/azzip.wordpress.com/122/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/azzip.wordpress.com/122/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/azzip.wordpress.com/122/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/azzip.wordpress.com/122/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/azzip.wordpress.com/122/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/azzip.wordpress.com/122/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/azzip.wordpress.com/122/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/azzip.wordpress.com/122/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/azzip.wordpress.com/122/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/azzip.wordpress.com/122/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azzip.wordpress.com&amp;blog=4995423&amp;post=122&amp;subd=azzip&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://azzip.wordpress.com/2009/01/13/berkenalan-dengan-php/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1e46037d24e2500f8289d501675a58bf?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">anggaariyanto</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>5 dasar desai web</title>
		<link>http://azzip.wordpress.com/2009/01/13/5-dasar-desai-web/</link>
		<comments>http://azzip.wordpress.com/2009/01/13/5-dasar-desai-web/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Jan 2009 08:13:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anggaariyanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[desain web]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://azzip.wordpress.com/?p=120</guid>
		<description><![CDATA[Untuk membangun sebuah website, diperlukan suatu langkah &#8211; langkah persiapan yang secara umum dibagi dalam lima tahap, diantaranya : 1. Merumuskan tujuan membuat website Berdasarkan isi maupun tujuan, suatu website biasanya dapat digolongkan menjadi seperti berikut: Website marketing, berfungsi sebagai media presentasi dan pemasaran Website customer service, berfungsi sebagai media untuk melayani konsumen Website e-Commerce, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azzip.wordpress.com&amp;blog=4995423&amp;post=120&amp;subd=azzip&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk membangun sebuah website, diperlukan suatu langkah &#8211; langkah persiapan yang secara umum dibagi dalam lima tahap, diantaranya :<br />
1. Merumuskan tujuan membuat website<br />
Berdasarkan isi maupun tujuan, suatu website biasanya dapat digolongkan menjadi seperti berikut:<br />
Website marketing, berfungsi sebagai media presentasi dan pemasaran<br />
Website customer service, berfungsi sebagai media untuk melayani konsumen<br />
Website e-Commerce, berfungsi sebagai media transaksi on-line<br />
Website informasi/berita, berfungsi sebagai media informasi berita<br />
Menentukan isi website<br />
Faktor yang paling penting dalam suatu website adalah isi dari website itu sendiri. Haltersebut berkaitan dengan manfaat yang akan diperoleh pengunjung dari sebuah website.</p>
<p><span id="more-120"></span><br />
Menentukan target pengunjung<br />
Meskipun suatu website mempunyai sifat terbuka, dalam arti sebuah website bebas dikunjungi oleh semua orang, namun alangkah baiknya jika dalam pembuatan website perlu dilakukan gambaran target yang akan dituju oleh sebuah website. Alasan ini lebih didasarkan kepada penggunaan hardware dan aplikasi browser yang berbeda dengan setiap pengunjung.<br />
Menetukan struktur website<br />
Struktur website diperlukan untuk memberikan kemudahan dalam mengelola suatu website. Tentunya struktur tersebut harus disesuaikan dengan isi dari website. Dengan memiliki struktur yang teroganisasi dengan baik, suatu website akan memberikan kemudahan dalam navigasi, editing dan pemeliharaan website tersebut.<br />
2. Desain Website<br />
Faktor keindahan desain tampilan dari suatu website merupakan salah satu faktor yang paling penting dalam menentukan keberhasilan suatu website, selain faktor kecepatan loading. Suatu situs yang baik memiliki suatu kesatuan desain bisa dikatakan memiliki kesamaan tema dalam halaman &#8211; halaman webnya. Hal ini penting dalam segi estestika maupun segi navigasi. Kesamaan desain yang biasanya dipertahankan antara lain kesamaan jenis font yang digunakan, warna, tombol navigasi (menu), letak menu dan sebagainya.<br />
Prinsip &#8211; prinsip dasar desain<br />
Untuk membangun suatu website yang baik, seorang web designer sebaiknya memperhatikan prinsip &#8211; prinsip yang ada, terlepas ia mempunyai bakat seni atau tidak. Adapun prinsip &#8211; prinsip yang harus diperhatikan antara lain:<br />
Unik, Yang dimaksud dengan unik dalam mendesain suatu website adalah kesadaran seorang designer untuk tidak meniru atau menggunakan karya orang lain.<br />
Komposisi, Untuk memperindah tampilan halaman web, seorang web designer harus betul &#8211; betul memahami komposisi, baik bentuk maupun warna yang akan digunakan dalam website yang dibuatnya.<br />
Simple, Banyak dari seorang web designer yang memegang prinsip &#8211; prinsip “Keep it Simple”. Hal ini ditujukan agar tampilan website terlihat rapi, bersih dan informatif.<br />
Semiotik, Arti semiotik adalah ilmu yang mempelajari tentang tanda &#8211; tanda. Dalam hal ini diharapkan pengunjung dapat dengan mudah dan cepat mengerti keika melihat tanda dan gambar yang ada dalam suatu website.<br />
Ergonomis, Ergonomis dalam mendesain website adalah kepunyaan yang akan didapatkan pengunjung dalam membacadan kecepatan yang akan diperoleh pengunjung dalam mencari informasi. Hal &#8211; hal yang perlu diperhatikkan oleh seorang webdesigener untuk mencapai prinsip ini adalah :<br />
1.pemilihan ukuran fonts yang tepat sehingga mudah dibaca<br />
2.Menempatkan link sedemikian rupa sehingga mudah dan cepat untuk diakses dan yang lebih penting lagi adalah suatu website terlihat lebih informatif.<br />
Fokus, Fokus adalah hierarki prioritas dari pesan yang akan disampaikan, dengan adanya fokus tersebut, diharapkan pengunjung dapat memahami dan menentukan pesan mana yang lebih dulu harus dibaca atau dilihat.<br />
Konsistensi, Konsistensi adalah pemilihan bentuk atau style yang digunakan pada elemen &#8211; elemen perancangan web dan digunakan pada semua halaman website. Website yang konsisten akan memberikan identitas tersendiri dan mampu memperlihatkan visi serta misi dari website tersebut.<br />
3. Elemen &#8211; elemen desain<br />
Desain grafis khususnya dalam halaman &#8211; halaman web terdiri dari beberapa elemen sebagai berikut<br />
Teks adalah bagian yang paling utama untuk menampilkan informasi.<br />
Grafik atau imgae merupakan elemen yang dapat membantu menjalankan informasi. Dengan penggunaan grafik maupun image orang lebih mudah memahami suatu pesan<br />
Animasi merupakan sarana untuk menampilkan informasi dengan baik, disamping animasi merupakan daya tarik yang mudah dingat pengunjung.<br />
Video dapat merupakan hasil suatu rekaman dengan kamera video maupun hasil pengolahan dengan komputer<br />
Suara melengkapi desain web, memberikan efek khusus pada suatu tampilan animasi serta memberikan kenyamanan bagi pengunjung yang mendengarkannya<br />
Interaktive link dapat menggunakan button yang berupa teks, simbol, grafik, maupun image, yang berfungsi untuk memudahkan pengunjung dalam menyelusuri suatu website.<br />
4. Konsep desain<br />
Pada intinya konsep mendesain tampilan website sangat berkaitan dengan desain grafis, dan pada dasarnya mengikut prinsip desain grafis secara umum. Oleh karena itu alangkah baiknya jika dalam mendesain halaman tampilan website juga memperhatikan prinsip desain. Prinsip &#8211; prinsip desain tersebut adalah:<br />
Komunikatif, Prinsip komunikatif berhubungan dengan corporate identity, isi pesan serta audiens<br />
Estetis, Fungsi dari estetis ini adalah memberikan suatu keindahan, sehingga lebih menarik minat pengunjung untuk lebih menggali informasi yang ditawarkan suatu website.<br />
Ekonomis, Desain web harus memperhatikan faktor ekonomis, dalam arti ukuran file yang digunakan. Hal tersebut berkaitan erat dengan kecepatan akses yang ditawarkan suatu website<br />
Untuk mendapatkan desain yang komunikatif, estetis dan ekonomis hendaknya seorang web designer perlu memperhatikan pedoman &#8211; pedoman yang ada untuk membuat tata letak suatu tampilan, yaitu dalam mengatur elemen &#8211; elemen layout. Pedoman &#8211; pedoman yang dimaksud adalah:<br />
Kesatuan, Elemen &#8211; elemen layout dari halaman harus ditempatkan sedemikian rupa sehingga merupakan kesatuan informasi pada satu halaman atau beberapa halaman.<br />
Balance, Elemen &#8211; elemen layout dari halaman harus ditempatkan sedemikian rupa sehingga terdapat keseimbangan secara keseluruhan<br />
Kontras, Diperlukan untuk menonjolkan bagian yang dianggap lebih penting dari bagian lainnya. Kontras dapat dinyatakan dengan membedakan ukuran serta warna dari elemen &#8211; elemen layout<br />
Kontinyuitas, Informasi lebih dimengerti oleh pengguna bila mempunyai aliran &#8211; aliran yang baik, sedikit gangguan yang mengambatnya. Suatu aliran informasi dapat dikatakan kontinyu dan harmonis bila tampilannya mencerminkan kesinambungan dari satu bagian kebagian lain. Konttinuitas dapat dibuat dengan membuat halaman &#8211; halaman mempunyai gaya, bentuk atau warna yang memberikan pengguna merasakan kesinambungan dengan halaman lainnya.<br />
5. Pembuatan Layout<br />
Bermacam &#8211; macam langkah yang digunakan untuk membuat layout dari suatu website. Berikut ini merupakan proses yang secara umum banyak dilakukan dalam pembuatan layout.<br />
Membuat sketsa desain, Seorang desainer bisa saja menuangkan ide dalam pembuatan interface dengan terlebih dahulu membuat sketsa di kertas. Namun untuk kebanyakan orang, langkah ini biasanya dilewatkan dan langsung pada langkah pembuatan layout desain dengan menggunakan software.<br />
Membuat layout desain, Banyak software yang dapat digunakan membuat layout. Salah satunya adalah Macromedia, Proses ini dikerjakan setelah pembuatan sketsa desain. Namun terkadang pembuatan layout merupakan proses yang pertama kali dikerjakan<br />
Membagi gambar menjadi potongan &#8211; potongan kecil, Proses ini diperlukan untuk mengoptimize waktu download<br />
Membuat animasi, Animasi diperlukan untuk menghidupkan atau menjadikan website lebih interaktif<br />
Membuat HTML, Setelah merapikan layout desain lengkap dengan tombol, image, teks, script HTML, hal yang perlu dilakukan kemudian adalah membuat layout ke format HTML </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/azzip.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/azzip.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/azzip.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/azzip.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/azzip.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/azzip.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/azzip.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/azzip.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/azzip.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/azzip.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/azzip.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/azzip.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/azzip.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/azzip.wordpress.com/120/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azzip.wordpress.com&amp;blog=4995423&amp;post=120&amp;subd=azzip&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://azzip.wordpress.com/2009/01/13/5-dasar-desai-web/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1e46037d24e2500f8289d501675a58bf?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">anggaariyanto</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Topologi jaringan</title>
		<link>http://azzip.wordpress.com/2009/01/13/topologi-jaringan/</link>
		<comments>http://azzip.wordpress.com/2009/01/13/topologi-jaringan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Jan 2009 08:00:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anggaariyanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[jaringan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://azzip.wordpress.com/?p=115</guid>
		<description><![CDATA[Topologi jaringan adalah bagian yang menjelaskan hubungan antar komputer yang di bangun berdasarkan kegunaan, keterbatasan resource dan keterbatasan biaya, berarti topologi-topologi jaringan yang ada bisa disesuaikan dengan keadaan di lapangan. (fle/lit) Topologi jaringan ada beberapa bentuk sebagai berikut. 1. Topologi Bus Topologi ini adalah topologi yang awal di gunakan untuk menghubungkan komputer. Dalam topologi ini [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azzip.wordpress.com&amp;blog=4995423&amp;post=115&amp;subd=azzip&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Topologi jaringan adalah bagian yang menjelaskan hubungan antar komputer yang di bangun berdasarkan kegunaan, keterbatasan <em>resource</em> dan keterbatasan biaya, berarti topologi-topologi jaringan yang ada bisa disesuaikan dengan keadaan di lapangan.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><em>(fle/lit)</em></strong></p>
<p><span id="more-115"></span></p>
<p>Topologi jaringan ada beberapa bentuk sebagai berikut.</p>
<p>1. Topologi Bus</p>
<p>Topologi ini adalah topologi yang awal di gunakan untuk menghubungkan komputer. Dalam topologi ini masing masing komputer akan terhubung ke satu kabel panjang dengan beberapa terminal, dan pada akhir dari kable harus di akhiri dengan satu terminator. Topologi ini sudah sangat jarang digunakan didalam membangun jaringan komputer biasa karena memiliki beberapa kekurangan diantaranya kemungkinan terjadi nya tabrakan aliran data, jika salah satu perangkat putus atau terjadi kerusakan pada satu bagian komputer maka jaringan langsung tidak akan berfungsi sebelum kerusakan tersebut di atasi.</p>
<p>bus topologi</p>
<p>Gambar topologi bus</p>
<p>Topologi ini awalnya menggunakan kable Coaxial sebagai media pengantar data dan informasi. Tapi pada saat ini topologi ini di dalam membangun jaringan komputer dengan menggunakan kabal serat optik ( fiber optic) akan tetapi digabungkan dengan topologi jaringan yang lain untuk memaksimalkan performanya.</p>
<p>2. Topologi Cincin</p>
<p>Topologi cincin atay yang sering disebut dengan ring topologi adalah topologi jaringan dimana setiap komputer yang terhubung membuat lingkaran. Dengan artian setiap komputer yang terhubung kedalam satu jaringan saling terkoneksi ke dua komputer lainnya sehingga membentuk satu jaringan yang sama dengan bentuk cincin.</p>
<p>ring topologi</p>
<p>Gambar ring topology</p>
<p>Adapun kelebihan dari topologi ini adalah kabel yang digunakan bisa lebih dihemat. Tetapi kekurangan dari topologi ini adalah pengembangan jaringan akan menjadi susah karena setiap komputer akan saling terhubung.</p>
<p>3. Topologi Token Ring</p>
<p>Topologi ini hampir sama dengan topologi ring akan tetapi pembuatannya lebih di sempurnakan. Bisa di lihat dari perbedaan gambar.</p>
<p>token ring topologi</p>
<p>Gambar topologi token ring</p>
<p>Didalam gambar jelas terlihat bagaimana pada token ring kable penghubung di buat menjadi lingkaran terlebih dahulu dan nantinya akan di buatkan terminal-terminal untuk masing-masing komputer dan perangkat lain.</p>
<p>4. Topologi Bintang</p>
<p>Topologi bintang atau yang lebih sering disebut dengan topologi star. Pada topologi ini kita sudah menggunakan bantuan alat lain untuk mengkoneksikan jaringan komputer. Contoh alat yang di pakai disini adalah hub, switch, dll.</p>
<p>star topologi</p>
<p>Gambar topologi star</p>
<p>Pada gambar jelas terlihat satu hub berfungsi sebagai pusat penghubung komputer-komputer yang saling berhubungan. Keuntungan dari topologi ini sangat banyak sekali diantaranya memudahkan admin dalam mengelola jaringan, memudahkan dalam penambahan komputer atau terminal, kemudahan mendeteksi kerusakan dan kesalahan pada jaringan. Tetapi dengan banyak nya kelebihan bukan dengan artian topologi ini tanpa kekurangan. Kekurangannya diantaranya pemborosan terhadap kabel, kontol yang terpusat pada hub terkadang jadi permasalahan kritis kalau seandainya terjadi kerusakan pada hub maka semua jaringan tidak akan bisa di gunakan.</p>
<p>5. Topologi Pohon</p>
<p>Topologi pohon atau di sebut juga topologi hirarki dan bisa juga disebut topologi bertingkat merupakan topologi yang bisa di gunakan pada jaringan di dalam ruangan kantor yang bertingkat.</p>
<p>tree topologi</p>
<p>Gambar topogi pohon (tree)</p>
<p>Pada gambar bisa kita lihat hubungan antar satu komputer dengan komputer lain merupakan percabangan dengan hirarki yang jelas.sentral pusat atau yang berada pada bagian paling atas merupakan sentral yang aktiv sedangkan sentral yang ada di bawahnya adalah sentral yang pasif.</p>
<p>Sampai disini sedikit pemaran saya pada artikel kali ini dan akan saya lanjutkan pada artikel selanjutnya dengan cara membangun jariangan yang bagus, dan cara penanggulangnan masalah pada jaringan. </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/azzip.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/azzip.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/azzip.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/azzip.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/azzip.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/azzip.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/azzip.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/azzip.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/azzip.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/azzip.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/azzip.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/azzip.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/azzip.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/azzip.wordpress.com/115/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azzip.wordpress.com&amp;blog=4995423&amp;post=115&amp;subd=azzip&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://azzip.wordpress.com/2009/01/13/topologi-jaringan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1e46037d24e2500f8289d501675a58bf?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">anggaariyanto</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Panduan ringkas HTML</title>
		<link>http://azzip.wordpress.com/2009/01/13/panduan-ringkas-html/</link>
		<comments>http://azzip.wordpress.com/2009/01/13/panduan-ringkas-html/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Jan 2009 07:58:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anggaariyanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[desain web]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://azzip.wordpress.com/?p=113</guid>
		<description><![CDATA[ELEMEN DASAR Jenis Dokumen &#60;HTML&#62;&#60;/HTML&#62; (terdapat pada awal dan akhir dari file HTML) Judul &#60;TITLE&#62;&#60;/TITLE&#62; (harus selalu terdapat pada mukadimah) Mukadimah (Header) &#60;HEAD&#62;&#60;/HEAD&#62; (keterangan umum, seperti judul dsb.) Batang Tubuh &#60;BODY&#62;&#60;/BODY&#62; (isi dari halaman HTML) ANCANGAN STRUKTURAL Kepala &#60;H?&#62;&#60;/H?&#62; (Heading &#8211; spesifikasi untuk menetapkan 6 tingkatan kepala) Penataan (Align) Kepala &#60;H? ALIGN=LEFT&#124;CENTER&#124;RIGHT&#62;&#60;/H?&#62; [*] Bagian (Division) [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azzip.wordpress.com&amp;blog=4995423&amp;post=113&amp;subd=azzip&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="3" width="100%">
<col width="20*"></col>
<col width="52*"></col>
<col width="60*"></col>
<col width="124*"></col>
<tbody>
<tr>
<th colspan="4" width="100%">
<p style="margin-bottom:.5cm;"><span style="font-size:x-large;">ELEMEN DASAR</span></p>
<hr size="1" /></th>
</tr>
<tr>
<td width="8%"></td>
<td width="20%" valign="top"><strong>Jenis Dokumen</strong></td>
<td width="23%" valign="top"><tt>&lt;HTML&gt;&lt;/HTML&gt;</tt></td>
<td width="48%" valign="top">(terdapat pada awal dan akhir dari file HTML)</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="8%"></td>
<td width="20%"><strong>Judul</strong></td>
<td width="23%"><tt>&lt;TITLE&gt;&lt;/TITLE&gt;</tt></td>
<td width="48%">(harus selalu terdapat pada mukadimah)</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="8%"></td>
<td width="20%"><strong>Mukadimah (Header)</strong></td>
<td width="23%"><tt>&lt;HEAD&gt;&lt;/HEAD&gt;</tt></td>
<td width="48%">(keterangan umum, seperti judul dsb.)</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="8%"></td>
<td width="20%"><strong>Batang Tubuh</strong></td>
<td width="23%"><tt>&lt;BODY&gt;&lt;/BODY&gt;</tt></td>
<td width="48%">(isi dari halaman HTML)</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<pre style="margin-bottom:.5cm;"><a name="structure"></a></pre>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="3" width="100%">
<col width="14*"></col>
<col width="49*"></col>
<col width="81*"></col>
<col width="112*"></col>
<tbody>
<tr>
<th colspan="4" width="100%">
<p style="margin-bottom:.5cm;"><span style="font-size:x-large;">ANCANGAN STRUKTURAL</span></p>
<hr size="1" /></th>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="5%"></td>
<td width="19%"><strong>Kepala</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;H?&gt;&lt;/H?&gt;</tt></td>
<td width="44%">(Heading &#8211; spesifikasi untuk menetapkan 6 tingkatan kepala)</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="5%"></td>
<td width="19%"><strong>Penataan (Align) Kepala</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;H? ALIGN=LEFT|CENTER|RIGHT&gt;&lt;/H?&gt;</tt> <strong><a href="http://werbach.com/barebones/barebone_annot_id.html#align">[*]</a></strong></td>
<td width="44%"></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="5%"></td>
<td width="19%"><strong>Bagian (Division)</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;DIV&gt;&lt;/DIV&gt;</tt></td>
<td width="44%"></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="5%"></td>
<td width="19%"><strong>Penataan Bagian</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;DIV ALIGN=LEFT|RIGHT|CENTER&gt;&lt;/DIV&gt;</tt></td>
<td width="44%"></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="5%"></td>
<td width="19%"><strong>Kutipan Blok (Block Quote)</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;BLOCKQUOTE&gt;&lt;/BLOCKQUOTE&gt;</tt> <strong><a href="http://werbach.com/barebones/barebone_annot_id.html#blockquote">[*]</a></strong></td>
<td width="44%">(tampilan dengan jeda terhadap batas pinggir)</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="5%"></td>
<td width="19%"><strong>Penekanan (Emphasis)</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;EM&gt;&lt;/EM&gt;</tt></td>
<td width="44%">(umumnya huruf miring)</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="5%"></td>
<td width="19%"><strong>Penguatan (Strong Emphasis)</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;STRONG&gt;&lt;/STRONG&gt;</tt></td>
<td width="44%">(umumnya huruf tebal)</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="5%"></td>
<td width="19%"><strong>Kutipan singkat (Citation)</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;CITE&gt;&lt;/CITE&gt;</tt></td>
<td width="44%">(umumnya huruf miring)</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="5%"></td>
<td width="19%"><strong>Kode</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;CODE&gt;&lt;/CODE&gt;</tt></td>
<td width="44%">(Code &#8211; untuk source code listings)</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="5%"></td>
<td width="19%"><strong>Contoh Keluaran</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;SAMP&gt;&lt;/SAMP&gt;</tt></td>
<td width="44%">(Sample Output)</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="5%"></td>
<td width="19%"><strong>Masukan Papan Ketik</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;KBD&gt;&lt;/KBD&gt;</tt></td>
<td width="44%">(Keyboard Input)</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="5%"></td>
<td width="19%"><strong>Variabel</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;VAR&gt;&lt;/VAR&gt;</tt></td>
<td width="44%">(Variable)</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="5%"></td>
<td width="19%"><strong>Definisi</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;DFN&gt;&lt;/DFN&gt;</tt></td>
<td width="44%">(Definition &#8211; jarang dipakai)</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="5%"></td>
<td width="19%"><strong>Alamat Pengarang (Author’s Address)</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;ADDRESS&gt;&lt;/ADDRESS&gt;</tt></td>
<td width="44%"></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="5%"></td>
<td width="19%"><strong>Huruf ukuran Besar</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;BIG&gt;&lt;/BIG&gt;</tt></td>
<td width="44%"></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="5%"></td>
<td width="19%"><strong>Huruf Ukuran Kecil</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;SMALL&gt;&lt;/SMALL&gt;</tt></td>
<td width="44%"></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<pre style="margin-bottom:.5cm;"><a name="presentation"></a></pre>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="3" width="100%">
<col width="17*"></col>
<col width="54*"></col>
<col width="83*"></col>
<col width="103*"></col>
<tbody>
<tr>
<th colspan="4" width="100%">
<p style="margin-bottom:.5cm;"><span style="font-size:x-large;">FORMAT TAMPILAN</span></p>
<hr size="1" /></th>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%"></td>
<td width="21%"><strong>Huruf Tebal</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;B&gt;&lt;/B&gt;</tt></td>
<td width="40%">(Bold)</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%"></td>
<td width="21%"><strong>Huruf Miring</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;I&gt;&lt;/I&gt;</tt></td>
<td width="40%">(Italic)</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%">N3.0b</td>
<td width="21%"><strong>Garis Bawah</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;U&gt;&lt;/U&gt;</tt></td>
<td width="40%">(Underline &#8211; jarang digunakan)</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%"></td>
<td width="21%"><strong>Huruf Coret</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;STRIKE&gt;&lt;/STRIKE&gt;</tt></td>
<td width="40%">(Strikeout &#8211; jarang digunakan)</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%">N3.0b</td>
<td width="21%"><strong>Huruf Coret</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;S&gt;&lt;/S&gt;</tt></td>
<td width="40%">(Strikeout &#8211; jarang digunakan)</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%"></td>
<td width="21%"><strong>Huruf Geser Bawah</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;SUB&gt;&lt;/SUB&gt;</tt></td>
<td width="40%">(Subscript)</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%"></td>
<td width="21%"><strong>Huruf Geser Atas </strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;SUP&gt;&lt;/SUP&gt;</tt></td>
<td width="40%">(Superscript)</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%"></td>
<td width="21%"><strong>Huruf Mesin Ketik</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;TT&gt;&lt;/TT&gt;</tt></td>
<td width="40%">(Typewriter &#8211; huruf berjarak tetap)</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%"></td>
<td width="21%"><strong>Pra-format (Preformatted)</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;PRE&gt;&lt;/PRE&gt;</tt></td>
<td width="40%">(menampilkan dengan jarak pra-format)</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%"></td>
<td width="21%"><strong>Jarak Huruf</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;PRE WIDTH=?&gt;&lt;/PRE&gt;</tt></td>
<td width="40%">(mengatur jarak huruf)</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%"></td>
<td width="21%"><strong>Rata Tengah</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;CENTER&gt;&lt;/CENTER&gt;</tt> <strong><a href="http://werbach.com/barebones/barebone_annot_id.html#align">[*]</a></strong></td>
<td width="40%">(Center &#8211; berlaku untuk teks maupun gambar)</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%">N1.0</td>
<td width="21%"><strong>Huruf Kedip</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;BLINK&gt;&lt;/BLINK&gt;</tt></td>
<td width="40%">(Blinking &#8211; tag terlucu sampai kini)</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%"></td>
<td width="21%"><strong>Ukuran Huruf</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;FONT SIZE=?&gt;&lt;/FONT&gt;</tt></td>
<td width="40%">(Font Size &#8211; boleh diisi dari 1 sampai 7)</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%"></td>
<td width="21%"><strong>Rubah Ukuran Huruf</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;FONT SIZE=”+|-?”&gt;&lt;/FONT&gt;</tt></td>
<td width="40%"></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%">N1.0</td>
<td width="21%"><strong>Basis Ukuran Huruf</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;BASEFONT SIZE=?&gt;</tt></td>
<td width="40%">(boleh diisi 1 sampai 7; ukuran standard/default=3)</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%"></td>
<td width="21%"><strong>Warna Huruf</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;FONT COLOR=”#$$$$$$”&gt;&lt;/FONT&gt;</tt></td>
<td width="40%"></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%">N3.0b</td>
<td width="21%"><strong>Pilih Jenis Huruf</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;FONT FACE=”***”&gt;&lt;/FONT&gt;</tt></td>
<td width="40%"></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%">N3.0b</td>
<td width="21%"><strong>Teks Multi Kolom</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;MULTICOL COLS=?&gt;&lt;/MULTICOL&gt;</tt></td>
<td width="40%"></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%">N3.0b</td>
<td width="21%"><strong>Jarak Batas Kolom</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;MULTICOL GUTTER=?&gt;&lt;/MULTICOL&gt;</tt></td>
<td width="40%">(default = 10 pixels)</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%">N3.0b</td>
<td width="21%"><strong>Lebar Kolom</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;MULTICOL WIDTH=?&gt;&lt;/MULTICOL&gt;</tt></td>
<td width="40%"></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%">N3.0b</td>
<td width="21%"><strong>Celah (Spacer)</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;SPACER&gt;</tt></td>
<td width="40%"></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%">N3.0b</td>
<td width="21%"><strong>Jenis Celah</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;SPACER TYPE=horizontal| vertical|block&gt;</tt></td>
<td width="40%"></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%">N3.0b</td>
<td width="21%"><strong>Ukuran Celah</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;SPACER SIZE=?&gt;</tt></td>
<td width="40%"></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%">N3.0b</td>
<td width="21%"><strong>Dimensi Celah</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;SPACER WIDTH=? HEIGHT=?&gt;</tt></td>
<td width="40%"></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%">N3.0b</td>
<td width="21%"><strong>Penataan Celah</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;SPACER ALIGN=left|right|center&gt;</tt></td>
<td width="40%"></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<pre style="margin-bottom:.5cm;"><a name="links"></a></pre>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="3" width="100%">
<col width="16*"></col>
<col width="51*"></col>
<col width="79*"></col>
<col width="109*"></col>
<tbody>
<tr>
<th colspan="4" width="100%">
<p style="margin-bottom:.5cm;"><span style="font-size:x-large;">ACUAN DAN GRAFIK</span></p>
<hr size="1" /></th>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="6%"></td>
<td width="20%"><strong>Acuan pada dokumen tertentu</strong></td>
<td width="31%"><tt>&lt;A HREF=”URL”&gt;&lt;/A&gt;</tt></td>
<td width="43%"></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td rowspan="2" width="6%"></td>
<td rowspan="2" width="20%"><strong>Acuan pada sasaran dalam dokumen</strong></td>
<td width="31%"><tt>&lt;A HREF=”URL#***”&gt;&lt;/A&gt;</tt></td>
<td width="43%">(bila terdapat pada dokumen lain)</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="31%"><tt>&lt;A HREF=”#***”&gt;&lt;/A&gt;</tt></td>
<td width="43%">(bila terdapat pada dokumen yang sama)</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="6%">N2.0</td>
<td width="20%"><strong>Jendela Sasaran (Target Window)</strong></td>
<td width="31%"><tt>&lt;A HREF=”URL” TARGET=”***| 			|_blank|_self|_parent|_top”&gt;&lt;/A&gt;</tt></td>
<td width="43%"></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="6%"></td>
<td width="20%"><strong>Penamaan sasaran pada dokumen</strong></td>
<td width="31%"><tt>&lt;A NAME=”***”&gt;&lt;/A&gt;</tt></td>
<td width="43%"></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="6%"></td>
<td width="20%"><strong>Kaitan(Relationship)</strong></td>
<td width="31%"><tt>&lt;A REL=”***”&gt;&lt;/A&gt;</tt></td>
<td width="43%">(jarang digunakan)</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="6%"></td>
<td width="20%"><strong>Kaitan terbalik (Reverse Relationship)</strong></td>
<td width="31%"><tt>&lt;A REV=”***”&gt;&lt;/A&gt;</tt></td>
<td width="43%">(jarang digunakan)</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="6%"></td>
<td width="20%"><strong>Peragaan Gambar</strong></td>
<td width="31%"><tt>&lt;IMG SRC=”URL”&gt;</tt></td>
<td width="43%"></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="6%"></td>
<td width="20%"><strong>Penataan Letak Gambar</strong></td>
<td width="31%"><tt>&lt;IMG SRC=”URL” ALIGN=TOP|BOTTOM|MIDDLE|LEFT|RIGHT&gt;</tt></td>
<td width="43%"></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="6%">N1.0</td>
<td width="20%"><strong>Penataan Letak Gambar</strong></td>
<td width="31%"><tt>&lt;IMG SRC=”URL” ALIGN=TEXTTOP| 			ABSMIDDLE|BASELINE|ABSBOTTOM&gt;</tt></td>
<td width="43%"></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="6%"></td>
<td width="20%"><strong>Alternatif Teks</strong></td>
<td width="31%"><tt>&lt;IMG SRC=”URL” ALT=”***”&gt;</tt></td>
<td width="43%">(saat gambar belum/tidak ditampilkan)</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="6%"></td>
<td width="20%"><strong>Daerah Gambar (Imagemap)</strong></td>
<td width="31%"><tt>&lt;IMG SRC=”URL” ISMAP&gt;</tt></td>
<td width="43%">(membutuhkan program script)</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="6%"></td>
<td width="20%"><strong>Daerah Gambar pihak klien</strong></td>
<td width="31%"><tt>&lt;IMG SRC=”URL” USEMAP=”URL”&gt;</tt></td>
<td width="43%"></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="6%"></td>
<td width="20%"><strong>Uraian Daerah Gambar</strong></td>
<td width="31%"><tt>&lt;MAP NAME=”***”&gt;&lt;/MAP&gt;</tt></td>
<td width="43%"></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="6%"></td>
<td width="20%"><strong>Pembagian Daerah Gambar</strong></td>
<td width="31%"><tt>&lt;AREA SHAPE=”RECT” COORDS=”,,,” 			HREF=”URL”|NOHREF&gt;</tt></td>
<td width="43%"></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="6%"></td>
<td width="20%"><strong>Dimensi Gambar</strong></td>
<td width="31%"><tt>&lt;IMG SRC=”URL” WIDTH=? HEIGHT=?&gt;</tt></td>
<td width="43%">(in pixels)</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="6%"></td>
<td width="20%"><strong>Garis Batas</strong></td>
<td width="31%"><tt>&lt;IMG SRC=”URL” BORDER=?&gt;</tt></td>
<td width="43%">(dalam satuan pixel)</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="6%"></td>
<td width="20%"><strong>Ruang Pembatas</strong></td>
<td width="31%"><tt>&lt;IMG SRC=”URL” HSPACE=? VSPACE=?&gt;</tt></td>
<td width="43%">(dalam satuan pixel)</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="6%">N1.0</td>
<td width="20%"><strong>Gambar Low-Res Proxy</strong></td>
<td width="31%"><tt>&lt;IMG SRC=”URL” LOWSRC=”URL”&gt;</tt></td>
<td width="43%"></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="6%">N1.1</td>
<td width="20%"><strong>Pemindahan Tarik</strong></td>
<td width="31%"><tt>&lt;META HTTP-EQUIV=”Refresh” CONTENT=”?; URL=URL”&gt;</tt></td>
<td width="43%">(Client Pull)</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="6%">N2.0</td>
<td width="20%"><strong>Objek Cantum</strong></td>
<td width="31%"><tt>&lt;EMBED SRC=”URL”&gt;</tt></td>
<td width="43%">(Embed Object &#8211; mencantumkan objek pada dokumen)</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="6%">N2.0</td>
<td width="20%"><strong>Ukuran Objek</strong></td>
<td width="31%"><tt>&lt;EMBED SRC=”URL” WIDTH=? HEIGHT=?&gt;</tt></td>
<td width="43%"></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<pre style="margin-bottom:.5cm;"><a name="dividers"></a></pre>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="3" width="100%">
<col width="17*"></col>
<col width="53*"></col>
<col width="83*"></col>
<col width="103*"></col>
<tbody>
<tr>
<th colspan="4" width="100%">
<p style="margin-bottom:.5cm;"><span style="font-size:x-large;">PEMISAH</span></p>
<hr size="1" /></th>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%"></td>
<td width="21%"><strong>Paragraf</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;P&gt;&lt;/P&gt;</tt> <strong><a href="http://werbach.com/barebones/barebone_annot_id.html#paragraph">[*]</a></strong></td>
<td width="40%">(tag penutup seringkali tak diperlukan)</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%"></td>
<td width="21%"><strong>Align Text</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;P ALIGN=LEFT|CENTER|RIGHT&gt;&lt;/P&gt;</tt> <strong><a href="http://werbach.com/barebones/barebone_annot_id.html#align">[*]</a></strong></td>
<td width="40%"></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%"></td>
<td width="21%"><strong>Pndah Baris</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;BR&gt;</tt></td>
<td width="40%">(pindah ke baris berikut)</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%"></td>
<td width="21%"><strong>Putus Penataan Baris</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;BR CLEAR=LEFT|RIGHT|ALL&gt;</tt></td>
<td width="40%">(Clear Textwrap)</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%"></td>
<td width="21%"><strong>Garis Datar</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;HR&gt;</tt></td>
<td width="40%">(Horizontal Rule)</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%"></td>
<td width="21%"><strong>Penataan Letak Garis</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;HR ALIGN=LEFT|RIGHT|CENTER&gt;</tt></td>
<td width="40%"></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%"></td>
<td width="21%"><strong>Tebal Garis</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;HR SIZE=?&gt;</tt></td>
<td width="40%">(dalam satuan pixel)</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%"></td>
<td width="21%"><strong>Lebar Garis</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;HR WIDTH=?&gt;</tt></td>
<td width="40%">(dalam satuan pixel)</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%">N1.0</td>
<td width="21%"><strong>Lebar Garis Persentasi</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;HR WIDTH=”%”&gt;</tt></td>
<td width="40%">(dalam persentasi terhadap lebar halaman)</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%"></td>
<td width="21%"><strong>Garis Pejal</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;HR NOSHADE&gt;</tt></td>
<td width="40%">(Solid Line &#8211; tanpa pola 3D)</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%">N1.0</td>
<td width="21%"><strong>Tanpa Ganti Baris</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;NOBR&gt;&lt;/NOBR&gt;</tt></td>
<td width="40%">(No Break &#8211; mencegah ganti baris)</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%">N1.0</td>
<td width="21%"><strong>Sambung Suku Kata</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;WBR&gt;</tt></td>
<td width="40%">(Word Break &#8211; letak ganti baris bila diperlukan)</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<pre style="margin-bottom:.5cm;"><a name="lists"></a></pre>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="3" width="100%">
<col width="14*"></col>
<col width="51*"></col>
<col width="77*"></col>
<col width="108*"></col>
<col width="7*"></col>
<tbody>
<tr>
<th colspan="4" width="97%">
<p style="margin-bottom:.5cm;"><span style="font-size:x-large;">DAFTAR</span></p>
<hr size="1" /></th>
<th width="3%"></th>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="5%"></td>
<td width="20%"><strong>Daftar Tanpa Nomor</strong></td>
<td width="30%"><tt>&lt;UL&gt;&lt;LI&gt;&lt;/UL&gt;</tt></td>
<td width="42%">(Unordered List &#8211; Cantumkan <tt>&lt;LI&gt;</tt> sebelum tiap 			butir)</td>
<td width="3%"></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="5%"></td>
<td width="20%"><strong>Kompak</strong></td>
<td width="30%"><tt>&lt;UL COMPACT&gt;&lt;/UL&gt;</tt></td>
<td width="42%">(Compact)</td>
<td width="3%"></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td rowspan="2" width="5%"></td>
<td rowspan="2" width="20%"><strong>Jenis Butiran</strong></td>
<td width="30%"><tt>&lt;UL TYPE=DISC|CIRCLE|SQUARE&gt;</tt></td>
<td width="42%">(Bullet Type &#8211; berlaku umum bagi butir terdaftar)</td>
<td width="3%"></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="30%"><tt>&lt;LI TYPE=DISC|CIRCLE|SQUARE&gt;</tt></td>
<td width="42%">(berlaku khusus pada butir ini dan selanjutnya)</td>
<td width="3%"></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="5%"></td>
<td width="20%"><strong>Daftar Bernomor</strong></td>
<td width="30%"><tt>&lt;OL&gt;&lt;LI&gt;&lt;/OL&gt;</tt></td>
<td width="42%">(Ordered List &#8211; Cantumkan <tt>&lt;LI&gt;</tt> sebelum tiap 			butir)</td>
<td width="3%"></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="5%"></td>
<td width="20%"><strong>Kompak</strong></td>
<td width="30%"><tt>&lt;OL COMPACT&gt;&lt;/OL&gt;</tt></td>
<td width="42%"></td>
<td width="3%"></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td rowspan="2" width="5%"></td>
<td rowspan="2" width="20%"><strong>Jenis Penomoran</strong></td>
<td width="30%"><tt>&lt;OL TYPE=A|a|I|i|1&gt;</tt></td>
<td width="42%">(berlaku umum untuk semua butir dalam daftar)</td>
<td width="3%"></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="30%"><tt>&lt;LI TYPE=A|a|I|i|1&gt;</tt></td>
<td width="42%">(berlaku khusus pada butir ini dan selanjutnya)</td>
<td width="3%"></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td rowspan="2" width="5%"></td>
<td rowspan="2" width="20%"><strong>Nomor Mulai</strong></td>
<td width="30%"><tt>&lt;OL START=?&gt;</tt></td>
<td width="42%">(berlaku umum untuk semua butir dalam daftar)</td>
<td width="3%"></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="30%"><tt>&lt;LI VALUE=?&gt;</tt></td>
<td width="42%">(berlaku khusus pada butir ini dan selanjutnya)</td>
<td width="3%"></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="5%"></td>
<td width="20%"><strong>Daftar Definisi </strong></td>
<td width="30%"><tt>&lt;DL&gt;&lt;DT&gt;&lt;DD&gt;&lt;/DL&gt;</tt></td>
<td width="42%">(Definition List &#8211; <tt>&lt;DT&gt;=istilah, &lt;DD&gt;</tt>=uraian)</td>
<td width="3%"></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="5%"></td>
<td width="20%"><strong>Kompak</strong></td>
<td width="30%"><tt>&lt;DL COMPACT&gt;&lt;/DL&gt;</tt></td>
<td width="42%"></td>
<td width="3%"></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="5%"></td>
<td width="20%"><strong>Daftar Menu</strong></td>
<td width="30%"><tt>&lt;MENU&gt;&lt;LI&gt;&lt;/MENU&gt;</tt></td>
<td width="42%">(Cantumkan <tt>&lt;LI&gt;</tt> sebelum butir menu)</td>
<td width="3%"></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="5%"></td>
<td width="20%"><strong>Kompak</strong></td>
<td width="30%"><tt>&lt;MENU COMPACT&gt;&lt;/MENU&gt;</tt></td>
<td width="42%"></td>
<td width="3%"></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="5%"></td>
<td width="20%"><strong>Daftar Direktori</strong></td>
<td width="30%"><tt>&lt;DIR&gt;&lt;LI&gt;&lt;/DIR&gt;</tt></td>
<td width="42%">(Cantumkan <tt>&lt;LI&gt;</tt> sebelum tiap butir direktori)</td>
<td width="3%"></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="5%"></td>
<td width="20%"><strong>Kompak</strong></td>
<td width="30%"><tt>&lt;DIR COMPACT&gt;&lt;/DIR&gt;</tt></td>
<td width="42%"></td>
<td width="3%"></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<pre style="margin-bottom:.5cm;"><a name="color"></a></pre>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="3" width="100%">
<col width="16*"></col>
<col width="52*"></col>
<col width="87*"></col>
<col width="101*"></col>
<tbody>
<tr>
<th colspan="4" width="100%">
<p style="margin-bottom:.5cm;"><span style="font-size:x-large;">LATAR BELAKANG DAN 			WARNA</span></p>
<hr size="1" /></th>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="6%"></td>
<td width="20%"><strong>Latar Belakang Gambar</strong></td>
<td width="34%"><tt>&lt;BODY BACKGROUND=”URL”&gt;</tt></td>
<td width="39%">(Tiled Background)</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="6%"></td>
<td width="20%"><strong>Warna Latar Belakang</strong></td>
<td width="34%"><tt>&lt;BODY BGCOLOR=”#$$$$$$”&gt;</tt> <strong><a href="http://werbach.com/barebones/barebone_annot_id.html#color">[*]</a></strong></td>
<td width="39%">(Background Color &#8211; urutan: merah/hijau/biru)</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="6%"></td>
<td width="20%"><strong>Warna Huruf Teks</strong></td>
<td width="34%"><tt>&lt;BODY TEXT=”#$$$$$$”&gt;</tt> <strong><a href="http://werbach.com/barebones/barebone_annot_id.html#color">[*]</a></strong></td>
<td width="39%"></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="6%"></td>
<td width="20%"><strong>Warna Acuan</strong></td>
<td width="34%"><tt>&lt;BODY LINK=”#$$$$$$”&gt;</tt> <strong><a href="http://werbach.com/barebones/barebone_annot_id.html#color">[*]</a></strong></td>
<td width="39%"></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="6%"></td>
<td width="20%"><strong>Acuan Lepas Kunjung</strong></td>
<td width="34%"><tt>&lt;BODY VLINK=”#$$$$$$”&gt;</tt> <strong><a href="http://werbach.com/barebones/barebone_annot_id.html#color">[*]</a></strong></td>
<td width="39%">(Visited Link)</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="6%"></td>
<td width="20%"><strong>Acuan Aktif</strong></td>
<td width="34%"><tt>&lt;BODY ALINK=”#$$$$$$”&gt;</tt> <strong><a href="http://werbach.com/barebones/barebone_annot_id.html#color">[*]</a></strong></td>
<td width="39%">(Active Link)</td>
</tr>
<tr>
<td colspan="4" width="100%" valign="top">
<p align="center">(Info lanjut di 			<a href="http://werbach.com/web/wwwhelp.html#color">http://werbach.com/web/wwwhelp.html#color</a>)</p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<pre style="margin-bottom:.5cm;"><a name="special"></a></pre>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="3" width="100%">
<col width="18*"></col>
<col width="57*"></col>
<col width="94*"></col>
<col width="86*"></col>
<tbody>
<tr>
<th colspan="4" width="100%">
<p style="margin-bottom:.5cm;"><span style="font-size:x-large;">HURUF SPESIAL</span><em>(these 			must all be in lower case)</em></p>
<hr size="1" /></th>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%"></td>
<td width="22%"><strong>Special Character</strong></td>
<td width="37%">&amp;#?;</td>
<td width="34%">(where ? is the ISO 8859-1 code)</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%"></td>
<td width="22%"><strong>&lt;</strong></td>
<td width="37%"><tt>&amp;lt;</tt></td>
<td width="34%"></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%"></td>
<td width="22%"><strong>&gt;</strong></td>
<td width="37%"><tt>&amp;gt;</tt></td>
<td width="34%"></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%"></td>
<td width="22%"><strong>&amp;</strong></td>
<td width="37%"><tt>&amp;amp;</tt></td>
<td width="34%"></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%"></td>
<td width="22%"><strong>“</strong></td>
<td width="37%"><tt>&amp;quot;</tt></td>
<td width="34%"></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%"></td>
<td width="22%"><strong>Registered TM</strong></td>
<td width="37%"><tt>&amp;reg;</tt></td>
<td width="34%"></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%"></td>
<td width="22%"><strong>Copyright</strong></td>
<td width="37%"><tt>&amp;copy;</tt></td>
<td width="34%"></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%"></td>
<td width="22%"><strong>Spasi tak putus</strong></td>
<td width="37%"><tt>&amp;nbsp;</tt></td>
<td width="34%">Non-breaking Space</td>
</tr>
<tr>
<td colspan="4" width="100%" valign="top"></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<pre style="margin-bottom:.5cm;"><a name="forms"></a></pre>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="3" width="100%">
<col width="19*"></col>
<col width="58*"></col>
<col width="98*"></col>
<col width="81*"></col>
<tbody>
<tr>
<th colspan="4" width="100%">
<p style="margin-bottom:.5cm;"><span style="font-size:x-large;">FORMULIR</span></p>
<hr size="1" /></th>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%"></td>
<td width="23%"><strong>Rancangan Formulir</strong></td>
<td width="38%"><tt>&lt;FORM ACTION=”URL” METHOD=GET|POST&gt;&lt;/FORM&gt;</tt></td>
<td width="32%">Define Forms</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%">N2.0</td>
<td width="23%"><strong>Mengirimkan File</strong></td>
<td width="38%"><tt>&lt;FORM ENCTYPE=”multipart/form-data”&gt;&lt;/FORM&gt;</tt></td>
<td width="32%">File Upload</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%"></td>
<td width="23%"><strong>Input Field</strong></td>
<td width="38%"><tt>&lt;INPUT TYPE=”TEXT|PASSWORD|CHECKBOX|RADIO| 			IMAGE|HIDDEN|SUBMIT|RESET”&gt;</tt></td>
<td width="32%"></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%"></td>
<td width="23%"><strong>Nama Field</strong></td>
<td width="38%"><tt>&lt;INPUT NAME=”***”&gt;</tt></td>
<td width="32%"></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%"></td>
<td width="23%"><strong>Nilai Field</strong></td>
<td width="38%"><tt>&lt;INPUT VALUE=”***”&gt;</tt></td>
<td width="32%"></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%"></td>
<td width="23%"><strong>Kotak Periksa</strong></td>
<td width="38%"><tt>&lt;INPUT CHECKED&gt;</tt></td>
<td width="32%">(checkboxes dan radio boxes)</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%"></td>
<td width="23%"><strong>Ukuran Field</strong></td>
<td width="38%"><tt>&lt;INPUT SIZE=?&gt;</tt></td>
<td width="32%">(dalam satuan jumlah karakter)</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%"></td>
<td width="23%"><strong>Panjang Maksimum</strong></td>
<td width="38%"><tt>&lt;INPUT MAXLENGTH=?&gt;</tt></td>
<td width="32%">(dalam satuan karakter)</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%"></td>
<td width="23%"><strong>Daftar Pilihan</strong></td>
<td width="38%"><tt>&lt;SELECT&gt;&lt;/SELECT&gt;</tt></td>
<td width="32%">Selection List</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%"></td>
<td width="23%"><strong>Nama Daftar Pilihan</strong></td>
<td width="38%"><tt>&lt;SELECT NAME=”***”&gt;&lt;/SELECT&gt;</tt></td>
<td width="32%"></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%"></td>
<td width="23%"><strong>Jumlah Pilihan</strong></td>
<td width="38%"><tt>&lt;SELECT SIZE=?&gt;&lt;/SELECT&gt;</tt></td>
<td width="32%"></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%"></td>
<td width="23%"><strong>Banyak Pilihan</strong></td>
<td width="38%"><tt>&lt;SELECT MULTIPLE&gt;</tt></td>
<td width="32%">(dapat memilih lebih dari satu)</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%"></td>
<td width="23%"><strong>Pilihan</strong></td>
<td width="38%"><tt>&lt;OPTION&gt;</tt></td>
<td width="32%">(butir yang dapat dipilih)</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%"></td>
<td width="23%"><strong>Pilihan Default</strong></td>
<td width="38%"><tt>&lt;OPTION SELECTED&gt;</tt></td>
<td width="32%"></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%"></td>
<td width="23%"><strong>Ukuran Input Box</strong></td>
<td width="38%"><tt>&lt;TEXTAREA ROWS=? COLS=?&gt;&lt;/TEXTAREA&gt;</tt></td>
<td width="32%"></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%"></td>
<td width="23%"><strong>Nama Input Box</strong></td>
<td width="38%"><tt>&lt;TEXTAREA NAME=”***”&gt;&lt;/TEXTAREA&gt;</tt></td>
<td width="32%"></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%">N2.0</td>
<td width="23%"><strong>Rangkuman Teks</strong></td>
<td width="38%"><tt>&lt;TEXTAREA WRAP=OFF|VIRTUAL|PHYSICAL&gt;&lt;/TEXTAREA&gt;</tt></td>
<td width="32%">Wrap Text</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<pre style="margin-bottom:.5cm;"><a name="tables"></a></pre>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="3" width="100%">
<col width="17*"></col>
<col width="52*"></col>
<col width="82*"></col>
<col width="105*"></col>
<tbody>
<tr>
<th colspan="4" width="100%">
<p style="margin-bottom:.5cm;"><span style="font-size:x-large;">TABEL</span></p>
<hr size="1" /></th>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%"></td>
<td width="20%"><strong>Rancangan Tabel</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;TABLE&gt;&lt;/TABLE&gt;</tt> <strong><a href="http://werbach.com/barebones/barebone_annot_id.html#tables">[*]</a></strong></td>
<td width="41%"></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%"></td>
<td width="20%"><strong>Garis Batas Tabel</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;TABLE BORDER=?&gt;&lt;/TABLE&gt;</tt></td>
<td width="41%"></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%"></td>
<td width="20%"><strong>Celah Sel</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;TABLE CELLSPACING=?&gt;</tt></td>
<td width="41%">Cell Spacing</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%"></td>
<td width="20%"><strong>Penyangga Sel</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;TABLE CELLPADDING=?&gt;</tt></td>
<td width="41%">Cell Padding</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%"></td>
<td width="20%"><strong>Lebar Tabel</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;TABLE WIDTH=?&gt;</tt></td>
<td width="41%">(dalam satuan pixel)</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%"></td>
<td width="20%"><strong>Lebar Tabel Persentasi</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;TABLE WIDTH=”%”&gt;</tt></td>
<td width="41%">(dalam satuan persen terhadap lebar halaman)</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%"></td>
<td width="20%"><strong>Baris dalam Tabel</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;TR&gt;&lt;/TR&gt;</tt></td>
<td width="41%"></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%"></td>
<td width="20%"><strong>Penataan Letak Baris</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;TR ALIGN=LEFT|RIGHT| 			CENTER|MIDDLE|BOTTOM<br />
VALIGN=TOP|BOTTOM|MIDDLE&gt;</tt></td>
<td width="41%"></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%"></td>
<td width="20%"><strong>Sel dalam Tabel</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;TD&gt;&lt;/TD&gt;</tt></td>
<td width="41%">(harus ada dalam setiap baris tabel)</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%"></td>
<td width="20%"><strong>Penataan Letak Sel</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;TD ALIGN=LEFT|RIGHT| 			CENTER|MIDDLE|BOTTOM<br />
VALIGN=TOP|BOTTOM|MIDDLE&gt;</tt></td>
<td width="41%"></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%"></td>
<td width="20%"><strong>Tanpa Ganti Baris</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;TD NOWRAP&gt;</tt></td>
<td width="41%"></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%"></td>
<td width="20%"><strong>Rentang Kolom</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;TD COLSPAN=?&gt;</tt></td>
<td width="41%">Columns to span</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%"></td>
<td width="20%"><strong>Rentang Baris</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;TD ROWSPAN=?&gt;</tt></td>
<td width="41%">Rows to span</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%">N1.1</td>
<td width="20%"><strong>Lebar Sel</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;TD WIDTH=?&gt;</tt></td>
<td width="41%">(dalam satuan pixel)</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%">N1.1</td>
<td width="20%"><strong>Lebar Sel Persentasi</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;TD WIDTH=”%”&gt;</tt></td>
<td width="41%">(dalam satuan persen terhadap lebar tabel)</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%">N3.0b</td>
<td width="20%"><strong>Warna Sel</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;TD BGCOLOR=”#$$$$$$”&gt;</tt></td>
<td width="41%"></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%"></td>
<td width="20%"><strong>Kepala Tabel</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;TH&gt;&lt;/TH&gt;</tt></td>
<td width="41%">(Table Header &#8211; seperti data dengan Bold dan Center)</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%"></td>
<td width="20%"><strong>Penataan Letak Kepala Tabel</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;TH ALIGN=LEFT|RIGHT| 			CENTER|MIDDLE|BOTTOM<br />
VALIGN=TOP|BOTTOM|MIDDLE&gt;</tt></td>
<td width="41%"></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%"></td>
<td width="20%"><strong>Tanpa Baris Baru</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;TH NOWRAP&gt;</tt></td>
<td width="41%"></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%"></td>
<td width="20%"><strong>Rentang Kolom</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;TH COLSPAN=?&gt;</tt></td>
<td width="41%">Columns to Span</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%"></td>
<td width="20%"><strong>Rentang Baris</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;TH ROWSPAN=?&gt;</tt></td>
<td width="41%">Rows to Span</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%">N1.1</td>
<td width="20%"><strong>Lebar Kepala Tabel</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;TH WIDTH=?&gt;</tt></td>
<td width="41%">(dalam satuan pixel)</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%">N1.1</td>
<td width="20%"><strong>Lebar Persentasi</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;TH WIDTH=”%”&gt;</tt></td>
<td width="41%">(dalam persentasi terhadap lebar tabel)</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%">N3.0b</td>
<td width="20%"><strong>Warna Kepala Tabel</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;TH BGCOLOR=”#$$$$$$”&gt;</tt></td>
<td width="41%"></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%"></td>
<td width="20%"><strong>Keterangan Tabel</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;CAPTION&gt;&lt;/CAPTION&gt;</tt></td>
<td width="41%">Caption</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%"></td>
<td width="20%"><strong>Penataan Keterangan</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;CAPTION ALIGN=TOP|BOTTOM&gt;</tt></td>
<td width="41%">(di atas / di bawah tabel)</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<pre style="margin-bottom:.5cm;"><a name="frames"></a></pre>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="3" width="100%">
<col width="18*"></col>
<col width="55*"></col>
<col width="92*"></col>
<col width="91*"></col>
<tbody>
<tr>
<th colspan="4" width="100%">
<p style="margin-bottom:.5cm;"><span style="font-size:x-large;">FRAMES </span></p>
<hr size="1" /></th>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%">N2.0</td>
<td width="21%"><strong>Dokumen dalam Frame</strong></td>
<td width="36%"><tt>&lt;FRAMESET&gt;&lt;/FRAMESET&gt;</tt></td>
<td width="36%">(sebagai pengganti <tt>&lt;BODY&gt;</tt>)</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%">N2.0</td>
<td width="21%"><strong>Tinggi Baris Frame</strong></td>
<td width="36%"><tt>&lt;FRAMESET ROWS=,,,&gt;&lt;/FRAMESET&gt;</tt></td>
<td width="36%">(dalam satuan pixel atau %)</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%">N2.0</td>
<td width="21%"><strong>Tinggi Baris Frame</strong></td>
<td width="36%"><tt>&lt;FRAMESET ROWS=*&gt;&lt;/FRAMESET&gt;</tt></td>
<td width="36%">(* = ukuran relatif)</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%">N2.0</td>
<td width="21%"><strong>Lebar Kolom Frame</strong></td>
<td width="36%"><tt>&lt;FRAMESET COLS=,,,&gt;&lt;/FRAMESET&gt;</tt></td>
<td width="36%">(dalam satuan pixel atau %)</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%">N2.0</td>
<td width="21%"><strong>Lebar Kolom Frame</strong></td>
<td width="36%"><tt>&lt;FRAMESET COLS=*&gt;&lt;/FRAMESET&gt;</tt></td>
<td width="36%">(* = ukuran relatif)</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%">N3.0b</td>
<td width="21%"><strong>Lebar Garis Batas</strong></td>
<td width="36%"><tt>&lt;FRAMESET BORDER=?&gt;</tt></td>
<td width="36%"></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%">N3.0b</td>
<td width="21%"><strong>Garis Batas</strong></td>
<td width="36%"><tt>&lt;FRAMESET FRAMEBORDER=”yes|no”&gt;</tt></td>
<td width="36%"></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%">N3.0b</td>
<td width="21%"><strong>Warna Garis Batas</strong></td>
<td width="36%"><tt>&lt;FRAMESET BORDERCOLOR=”#$$$$$$”&gt;</tt></td>
<td width="36%"></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%">N2.0</td>
<td width="21%"><strong>Rancangan Frame</strong></td>
<td width="36%"><tt>&lt;FRAME&gt;</tt></td>
<td width="36%">(isi dari frame individu)</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%">N2.0</td>
<td width="21%"><strong>Tampilan Dokumen Frame</strong></td>
<td width="36%"><tt>&lt;FRAME SRC=”URL”&gt;</tt></td>
<td width="36%"></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%">N2.0</td>
<td width="21%"><strong>Nama Frame</strong></td>
<td width="36%"><tt>&lt;FRAME NAME=”***”|_blank|_self| _parent|_top&gt;</tt></td>
<td width="36%"></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%">N2.0</td>
<td width="21%"><strong>Lebar Batas</strong></td>
<td width="36%"><tt>&lt;FRAME MARGINWIDTH=?&gt;</tt></td>
<td width="36%">(batas kiri dan kanan)</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%">N2.0</td>
<td width="21%"><strong>Tinggi Batas</strong></td>
<td width="36%"><tt>&lt;FRAME MARGINHEIGHT=?&gt;</tt></td>
<td width="36%">(batas atas dan bawah)</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%">N2.0</td>
<td width="21%"><strong>Scrollbar?</strong></td>
<td width="36%"><tt>&lt;FRAME SCROLLING=”YES|NO|AUTO”&gt;</tt></td>
<td width="36%">Memungkinkan scrolling pada frame</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%">N2.0</td>
<td width="21%"><strong>Ukuran Frame tak bisa diubah</strong></td>
<td width="36%"><tt>&lt;FRAME NORESIZE&gt;</tt></td>
<td width="36%"></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%">N3.0b</td>
<td width="21%"><strong>Batas Frame</strong></td>
<td width="36%"><tt>&lt;FRAME FRAMEBORDER=”yes|no”&gt;</tt></td>
<td width="36%"></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%">N3.0b</td>
<td width="21%"><strong>Warna Garis Batas</strong></td>
<td width="36%"><tt>&lt;FRAME BORDERCOLOR=”#$$$$$$”&gt;</tt></td>
<td width="36%"></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%">N2.0</td>
<td width="21%"><strong>Isi tanpa Frame</strong></td>
<td width="36%"><tt>&lt;NOFRAMES&gt;&lt;/NOFRAMES&gt;</tt></td>
<td width="36%">(bagi browser yang tak mampu frame)</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><a name="java"></a></p>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="3" width="100%">
<col width="15*"></col>
<col width="52*"></col>
<col width="82*"></col>
<col width="107*"></col>
<tbody>
<tr>
<th colspan="4" width="100%">
<p style="margin-bottom:.5cm;"><span style="font-size:x-large;">JAVA</span></p>
<hr size="1" /></th>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="6%"></td>
<td width="20%"><strong>Applet</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;APPLET&gt;&lt;/APPLET&gt;</tt></td>
<td width="42%"></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="6%"></td>
<td width="20%"><strong>Nama File Applet</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;APPLET CODE=”***”&gt;</tt></td>
<td width="42%"></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="6%"></td>
<td width="20%"><strong>Parameter Applet</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;APPLET PARAM NAME=”***”&gt;</tt></td>
<td width="42%"></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="6%"></td>
<td width="20%"><strong>Sumber Applet</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;APPLET CODEBASE=”URL”&gt;</tt></td>
<td width="42%"></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="6%"></td>
<td width="20%"><strong>Identifier Applet</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;APPLET NAME=”***”&gt;</tt></td>
<td width="42%">(sebagai rujukan di tempat lain pada halaman sama)</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="6%"></td>
<td width="20%"><strong>Teks Alternatif</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;APPLET ALT=”***”&gt;</tt></td>
<td width="42%">(untuk browser tanpa kemampuan Java browsers)</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="6%"></td>
<td width="20%"><strong>Penataan Applet</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;APPLET ALIGN=”LEFT|RIGHT|CENTER”&gt;</tt></td>
<td width="42%"></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="6%"></td>
<td width="20%"><strong>Ukuran Applet</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;APPLET WIDTH=? HEIGHT=?&gt;</tt></td>
<td width="42%">(in pixels)</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="6%"></td>
<td width="20%"><strong>Celah batas Applet</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;APPLET HSPACE=? VSPACE=?&gt;</tt></td>
<td width="42%">(in pixels)</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><a name="misc"></a></p>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="3" width="100%">
<col width="17*"></col>
<col width="50*"></col>
<col width="81*"></col>
<col width="109*"></col>
<tbody>
<tr>
<th colspan="4" width="100%">
<p style="margin-bottom:.5cm;"><span style="font-size:x-large;">LAIN-LAIN</span></p>
<hr size="1" /></th>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%"></td>
<td width="19%"><strong>Komentar</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;!– *** –&gt;</tt></td>
<td width="42%">(tidak ditampilkan oleh browser)</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%"></td>
<td width="19%"><strong>Prolog HTML 3.2</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;!DOCTYPE HTML PUBLIC “-//W3C//DTD HTML 3.2//EN”&gt;</tt> <strong><a href="http://werbach.com/barebones/barebone_annot_id.html#prologue">[*]</a></strong></td>
<td width="42%"></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%"></td>
<td width="19%"><strong>Mampu Cari</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;ISINDEX&gt;</tt></td>
<td width="42%">(indikasi indeks yang dapat dicari-temukan)</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%"></td>
<td width="19%"><strong>Prompt</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;ISINDEX PROMPT=”***”&gt;</tt></td>
<td width="42%">(teks sebagai prompt)</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%"></td>
<td width="19%"><strong>Perintah Cari</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;A HREF=”URL?***”&gt;&lt;/a&gt;</tt></td>
<td width="42%">(gunakan tanda tanya yang sebenarnya)</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%"></td>
<td width="19%"><strong>URL dari file ini</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;BASE HREF=”URL”&gt;</tt></td>
<td width="42%">(harus terletak di header)</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%">N2.0</td>
<td width="19%"><strong>Nama Dasar Window</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;BASE TARGET=”***”&gt;</tt></td>
<td width="42%">(harus terletak di header)</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%"></td>
<td width="19%"><strong>Kaitan</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;LINK REV=”***” REL=”***” HREF=”URL”&gt;</tt></td>
<td width="42%">(Relation dan Reverse Relation, harus terletak di header)</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%"></td>
<td width="19%"><strong>Informasi Meta</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;META&gt;</tt></td>
<td width="42%">(harus terletak di header)</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%"></td>
<td width="19%"><strong>Lembar Gaya Penulisan</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;STYLE&gt;&lt;/STYLE&gt;</tt></td>
<td width="42%">(Style Sheet &#8211; belum didukung sepenuhnya)</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="7%"></td>
<td width="19%"><strong>Scripts</strong></td>
<td width="32%"><tt>&lt;SCRIPT&gt;&lt;/SCRIPT&gt;</tt></td>
<td width="42%">(belum didukung sepenuhnya)</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p style="margin-bottom:0;">
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/azzip.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/azzip.wordpress.com/113/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/azzip.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/azzip.wordpress.com/113/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/azzip.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/azzip.wordpress.com/113/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/azzip.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/azzip.wordpress.com/113/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/azzip.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/azzip.wordpress.com/113/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/azzip.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/azzip.wordpress.com/113/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/azzip.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/azzip.wordpress.com/113/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azzip.wordpress.com&amp;blog=4995423&amp;post=113&amp;subd=azzip&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://azzip.wordpress.com/2009/01/13/panduan-ringkas-html/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1e46037d24e2500f8289d501675a58bf?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">anggaariyanto</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>mengidentifikasi signal pada CPU</title>
		<link>http://azzip.wordpress.com/2009/01/13/mengidentifikasi-signal-pada-cpu/</link>
		<comments>http://azzip.wordpress.com/2009/01/13/mengidentifikasi-signal-pada-cpu/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Jan 2009 07:43:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anggaariyanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[tugas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://azzip.wordpress.com/?p=107</guid>
		<description><![CDATA[jika tanpa memory bunyi sinyal akan berbunyi :tit,tit,tit,……berulang kali jika tanpa VGA bunyi sinyal akan berbunyi :tit……….tit,tit jika tanpa memory dan VGA bunyi sinyal akan berbunyi :tit,tit,tit,…..berulang kali jika tanpa processor tidak ada sinyal<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azzip.wordpress.com&amp;blog=4995423&amp;post=107&amp;subd=azzip&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="???" alt="" width="0" height="0" /><img src="???" alt="" width="0" height="0" /></p>
<p>jika tanpa memory bunyi sinyal akan berbunyi :tit,tit,tit,……berulang kali</p>
<p>jika tanpa VGA bunyi sinyal akan berbunyi        :tit……….tit,tit</p>
<p>jika tanpa memory dan VGA bunyi sinyal akan berbunyi :tit,tit,tit,…..berulang kali</p>
<p>jika tanpa processor tidak ada sinyal</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/azzip.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/azzip.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/azzip.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/azzip.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/azzip.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/azzip.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/azzip.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/azzip.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/azzip.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/azzip.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/azzip.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/azzip.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/azzip.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/azzip.wordpress.com/107/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azzip.wordpress.com&amp;blog=4995423&amp;post=107&amp;subd=azzip&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://azzip.wordpress.com/2009/01/13/mengidentifikasi-signal-pada-cpu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1e46037d24e2500f8289d501675a58bf?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">anggaariyanto</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>istilah &#8211; istilah penting dalam jaringan komputer</title>
		<link>http://azzip.wordpress.com/2009/01/13/istilah-istilah-penting-dalam-jaringan-komputer/</link>
		<comments>http://azzip.wordpress.com/2009/01/13/istilah-istilah-penting-dalam-jaringan-komputer/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Jan 2009 07:15:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anggaariyanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[jaringan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://azzip.wordpress.com/?p=101</guid>
		<description><![CDATA[Jaringan : jaringan (network) adalah kumpulan dua atau lebih sistem komputer yang terhubung. Terdapat banyak jenis jaringan komputer: a. local-area network (LAN): komputer yang terhubung berada pada tempat yang berdekatan secara gografis (misalkan satu gedung). b. wide-area network (WAN): komputer yang terhubung berada pada tempat yang berjauhan dan dihubungkan dengan line telepon atau gelombang radio. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azzip.wordpress.com&amp;blog=4995423&amp;post=101&amp;subd=azzip&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jaringan : jaringan (network) adalah kumpulan dua atau lebih sistem komputer yang terhubung. Terdapat banyak jenis jaringan komputer:<br />
a. local-area network (LAN): komputer yang terhubung berada pada tempat yang berdekatan secara gografis (misalkan satu gedung).<br />
b. wide-area network (WAN): komputer yang terhubung berada pada tempat yang berjauhan dan dihubungkan dengan line telepon atau gelombang radio. selain itu, jaringan komputer dapat juga dikelompokan berdasar kriteria di bawah ini:<br />
<span id="more-101"></span><!--more--><br />
a. topologi: pengaturan keterhubungan antar sistem komputer. Terdapat bermacam-macam topologi seperti bus, star, dan ring.<br />
b. protokol: protokol mendefinisikan sekelompok aturan dan sinyal yang digunakan oleh komputer pada jaringan untuk berkomunikasi. Protokol LAN yang paling populer adalah Ethernet. Protokol LAN lain yang banyak digunakan adalah IBM token-ring network.<br />
c. arsitektur: jaringan dapat diklasifikasikan ke dalam arsitektur peer-to-peer atau client/server.<br />
NIC : NIC (network interface card) adalah expansion board yang digunakan supaya komputer dapat dihubungkan dengan jaringan. Sebagian besar NIC dirancang untuk jaringan, protokol, dan media tertentu. NIC biasa disebut dengan LAN card (Local Area Network Card).<br />
Backbone : Backbone adalah saluran atau koneksi berkecepatan tinggi yang menjadi lintasan utama dalam sebuah jaringan.<br />
Bandwidth : Bandwidth menunjukan kapasitas dalam membawa informasi. Istilah ini dapat digunakan dalam banyak hal: Telepon, jaringan kabel, bus, sinyal frekuensi radio, dan monitor. Paling tepat, bandwidth diukur dengan putaran perdetik (cycles per second), atau hertz (Hz), yaitu perbedaan antara frekuensi terendah dan tertinggi yang dapat ditransmisikan. Tetapi juga sering digunakan ukuran bit per second (bps).<br />
Bridge : Bridge adalah peranti yang meneruskan lalu lintas antara segmen jaringan berdasar informasi pada lapisan data link. Segmen ini mempunyai alamat lapisan jaringan yang sama. Setiap jaringan seharusnya hanya mempunyai sebuah bridge utama.<br />
DNS : DNS (domain name sistem) adalah sistem yang menerjemahkan domain Internet, seperti www.microsoft.com menjadi alamat Internet, yaitu serangkaian nomor yang terlihat seperti 101.232.12.5. Istilah DNS berhubungan dengan konvensi untuk penamaan host pada Internet dan cara penangan nama-nama tersebut.<br />
Ethernet : Ethernet adalah protokol LAN yang dikembangkan oleh Xerox Corporation yang bekerjasama dengan DEC dan Intel pada tahun 1976. Ethernet menggunakan topologi bus atau star dan medukung transfer data sampai dengan 10 Mbps. Versi Ethernet yang lebih baru yang disebut 100Base-T (atau Fast Ethernet), mendukung transfer data sampai dengan 100 Mbps, dan versi terbarunya, Gigabit Ethernet, mendukung tranfer data sampai dengan 1 Gigabit per detik atau 1000 Mbps.<br />
Fast Ethernet : Fast Ethernet seperti Ethernet biasa, namun dengan kecepatan transfer data yang lebih cepat, sampai dengan 100 mbps. Ethernet ini juga disebut 100BaseT.<br />
Gateway : Istilah gateway merujuk kepada hardware atau software yang menjembatani dua aplikasi atau jaringan yang tidak kompatibel, sehingga data dapat ditransfer antar komputer yang berbeda-beda. Salah satu contoh penggunaan gateway adalah pada email, sehingga pertukaran email dapat dilakukan pada sistem yang berbeda.<br />
GPS : GPS (Global Positioning System ) adalah sistem navigasi menggunakan 24 satelit MEO (medium earth orbit atau middle earth orbit) yang mengelilingi bumi dan penerima-penerima di bumi. Satelit mengorbit pada ketinggian sekitar 12.000 mil di atas bumi dan mampu mengelilingi bumi dua kali dalam 24 jam. Satelit GPS secara kontinu mengirimkan sinyal radio digital yang mengandung data lokasi satelit dan waktu pada penerima yang berhubungan. Satelit GPS dilengkapi dengan jam atom dengan ketepatan satu per satu juta detik. Berdasar informasi ini, stasiun penerima mengetahui berapa lama waktu yang digunakan untuk mengirim sinyal sampai ke penerima di bumi. Semakin lama waktu yang digunakan untuk sampai ke penerima, semakin jauh posisi satelit dari stasiun penerima. dengan mengetahui posisi satelit, penerima mengetahui bahwa satelit terletak pada posisi tertentu pada permukaan bola imaginer yang berpusat pada satelit. Dengan menggunakan tiga satelit, GPS dapat menghitung lintang dan bujur penerima berdasar perpotongan ketiga bola imaginer. Dengan menggunakan empat satelit, dapat juga ditentukan ketinggian. GPS dikembangkan dan dioperasikan oleh Departemen Pertahanan Amerika. GPS, asalnya dikenal dengan NAVSTAR (Navigation System with Timing and Ranging). Sebelum untuk keperluan yang lebih luas, GPS digunakan untuk menyediakan kemampuan navigasi sepanjang waktu dan dalam segala cuaca untuk militer darat, laut, dan angkatan udara. Disamping untuk navigasi dan penentuan posisi geografik, GPS dapat juga digunakan di antaranya untuk pemetaan, kehutanan, eksplorasi mineral, manajemen habitat liar, dan pengawasan perpindahan penduduk.<br />
Host : Host adalah sistem komputer yang diakses oleh pengguna yang bekerja pada lokasi yang jauh. Biasanya, istilah ini digunakan jika ada dua sistem komputer yang terhubung dengan modem dan saluran telepon. Sistem mengandung data yang disebut host, sedang sitem yang digunakan untuk mengases dari jarak jauh disebut remote terminal. Istilah host juga digunakan untuk menyebut komputer yang terhubung dengan jaringan TCP/IP, termasuk Internet. Setiap host mempunyai alamat IP yang unik. Selain itu, istilah host juga merujuk pada penyediaan infrastruktur layanan komputer. Sebagai contoh, banyak perusahaan yang menjadi host Web server, yang berarti bahwa perusahaan tersebut menyediakan hardware, software, dan saluran komunikasi yang dibutuhkan oleh server, tetapi isi server (data) dikendalikan oleh pihak lain.<br />
ISP (Internet Service Provider) : ISP (Internet service provider) adalah penyedia layanan Internet. Sebagian besar ISP mempunyai jaringan server (mail, berita, Web), router, modem yang dihubungkan dengan koneksi “backbone” Internet yang permanen dan berkecepatan tinggi. Pelanggan ISP dapat mendapatkan koneksi Internet dengan modem dan telepon. Untuk mengakses Internet pelanggan ISP harus melakukan dial ke jaringan dengan menekan nomor telepon tertentu milik ISP.<br />
Internet : Internet adalah jaringan global yang menghubungkan jutaan komputer. Sejak 1999 Internet telah memiliki 200 juta pemakai di seluruh dunia, dan jumlah ini meningkat cepat. Lebih dari 100 negara terhubung dengan Internet untuk menukar data, berita, dan informasi lainnya. Setiap komputer yang terhubung dengan Internet disebut host.<br />
ISDN : ISDN (Integrated Services Digital Network) adalah standard komunikasi internasional untuk pengiriman suara, video dan data melalui line telepon digital atau telepon kawat biasa. ISDN mempunyai kecepatan transfer data 64 Kbps. Sebagian besar saluran ISDN ditawarkan oleh perusahaan telepon yang memungkinkan dua saluran, yang disebut kanal B (B channel). Satu line dapat digunakan untuk suara dan yang lain untuk data lain dan keduanya mempunyai kecepatan transfer 128 Kbps. Versi awal ISDN menggunakan transmisi baseband. Versi lain ISDN, yaitu B-ISDN, menggunakan transmisi broadband dan dapat mendukung transmisi data dengan kecepatan 1,5 Mbps.<br />
Protocol (protokol) : Bahasa atau prosedur hubungan yang digunakan oleh satu sistem komputer dengan sistem lainnya sehingga antara keduanya dapat saling berhububngan. Untuk dapat berkomunikasi. Kedua system harus menggunakan protokol yang sama.<br />
PPP (Point To Point Protocol) : Protokol TCP/IP yang memungkinkan hubungan antara host dengan jaringan dan antara router dengan router atau dapat pula digunakan untuk hubungan serial antara 2 system.<br />
Repeater : Suatu perangkat yang dipasang di titik-titik tertentu dalam jaringan untuk memperbarui sinyal-sinyal yang di transmisikan agar mencapai kembali kekuatan dan bentuknya yang semula, guna memperpanjang jarak yang dapat di tempuh. Ini di perlukan karena sinyal-sinyal mengalami perlemahan dan perubahan bentuk selama transmisi.<br />
Router : Suatu perangkat yang berfungsi menghubungkan suatu LAN ke suatu internetworking/WAN dan mengelola penyaluran lalu-lintas data di dalamnya.<br />
Routing : Proses dari penentuan sebuah path yang di pakai untuk mengirim data ke tujuan tertentu.<br />
RJ-45 : RJ-45 (Registered Jack-45) adalah konektor delapan kabel yang biasanya digunakan untuk menghubungkan komputer ke sebuah local-area network (LAN), khususnya Ethernets. Konektor RJ-45 mirip dengan konektor RJ-11 yang digunakan dalam koneksi telepon, tetapi lebih besar.<br />
Server : Suatu unit yang berfungsi untuk menyimpan informasi dan untuk mengelola suatu jaringan komputer.komputer server akan melayani seluruh client atau worstation yang terhubung ke jaringannya.<br />
TCP/IP : TCP/IP Transmission Control Protokol adalah dua buah protokol yang dikembangkan oleh militer AS yang memungkinkan komputer pada jaringan dapat saling berhubungan. IP digunakan untuk memindahkan paket data antarsimpul. TCP dugunakan untuk memverifikasi pengiriman dari client ke server. TCP/IP adalah dasar internet dan dapat ditemukan pada semua system operasi modern, seperti Unix dan Windows.<br />
Topologi : Dalam jaringan komputer topologi adalah bentuk pengaturan keterhubungan antar sistem komputer. terdapat bermacam-macam topologi seperti bus, star, ring.<br />
UTP : UTP (Unshielded Twisted Pair) adalah jenis kabel yang terdiri dari dua kawat tak terbungkus yang berpilin. Kabel UTP banyak digunakan pada local-area networks (LANs) dan sambungan telepon karena harganya lebih murah. Kabel UTP tidak sebaik kabel koaksial dan serat optik dalam hal penyediaan banwidth dan ketahanan terhadap interferensi.<br />
VLAN : VLAN (virtual local-area network) adalah jaringan komputer yang seakan terhubung menggunakan kabel yang sama meskipun mungkin secara fisik berada pada bagian LAN yang lain. VLAN dikonfigurasi melalui software dan tidak hardware, yang membuatnya sangat fleksible.<br />
Salah satu keunggulan VLAN adalah jika sebuah komputer secara fisik dipindah ke lokasi lain, komputer tersebut tetap pada VLAN yang sama tanpa melakukan konfigurasi ulang hardware.<br />
VPN : VPN (virtual private network) adalah koneksi internet pribadi yang aman dan terenkripsi untuk menjamin bahwa hanya pengguna yang berhak yang dapat mengaksesnya dan trasfer data yang dilakukan tidak dapat diganggu.<br />
VSAT : VSAT (Very Small Aperture Terminal) stasiun bumi yang digunakan pada satelit komunikasi sinyal data, suara, dan video, kecuali pemancaran televisi. VSAT terdiri dari dua bagian: sebuah transceiver yang diletakkan ditempat terbuka sehingga dapat secara langsung menerima sinyal dari satelit dan sebuah piranti yang diletakkan dalam ruangan untuk menghubungkan transceiver dan piranti komunikasi pengguna akhir(end user), seperti PC.<br />
Transceiver menerima dan mengirim sinyal ke transponder satelit diluar angkasa. Satelit mengirimkan dan menerima sinyal dari komputer stasiun bumi yang berfungsi sebagai hub sistem. Setiap pengguna yang saling terhubung dengan stasiunhub melewati satelit, membentuk topologi bintang. hub mengendalikan semua operasi pada jaringan. Semua transmisi untuk komunikasi antar pengguna harus melewati stasiunhub yang meneruskannya ke satelit dan kepengguna VSAT yang lain. VSAT dapat mengirimkan data sampai dengan kecepatan 56 Kbps.<br />
WAN : WAN wide area network adalah komputer yang terhubung berada pada tempat yang berjauhan dan hubungan dengan line telepon atau gelombang radio. Lihat juga LAN dan jaringan.<br />
Wi-Fi : Wi-Fi Wireless Fidelity adalah nama dagang resmi untuk IEEE 802.11b yang dibuat oleh Wireless Ethernet Compatibility Aliance (WECA). Istilah Wi-Fi menggantikan 802.11b seperti halnya istilah Ethernet menggantikan IEEE 802.3. Produk yang disertifikasi oleh WECA sebagai Wi-Fi dapat beroperasi bersama meskipun dibuat oleh perusahaan yang berbeda.<br />
Workstation : Pada jaringan komputer, workstation adalah komputer yang terhubung dengan sebuah local-area network (LAN).<br />
Istilah workstation juga digunakan untuk menyebut komputer yang digunakan untuk aplikasi teknik (CAD/CAM), desktop publishing, pengembangan software, dan aplikasi lainnya yang membutuhkan tingkat komputasi dan kemampuan grafis yang cukup tinggi.<br />
Workstation biasanya terdiri dari layar grafik yang besar dengan revolusi tinggi, RAM minimal 64 MB, dukungan jaringan built-in, dan graphical user interface.<br />
Sebagian besar workstation juga mempunyai piranti penyimpanan seperti disk drive, tetapi jenis workstation khusus, yang disebut diskless workstation, tidak mempunyai disk drive. Sistem operasi yang banyak digunakan untuk workstation adalah UNIX dan windows NT. Seperti halnya PC, sebagian besar workstation adalah komputer single user, Meski demikian, workstation pada dasarnya dihubungkan dengan local area network, meskipun dapat juga sebgian sistem yang berdiri sendiri stand alone.<br />
100BaseT : 100BaseT adalah nama lain fast Ethernet yang mempunyai kecepatan transmisi sampai dengan 100 mbps. Jenis 100BaseT ini lebih mahal daripada 10BaseT dan lebih jarang digunakan pada local area network (LAN).<br />
10Base2 : 10Base2 adalah satu jenis standar Ethernet ( IEEE802.3) untuk lokal area network ( LAN ). Standard 10 Base-2 ( yang juga disebut Thinnet )menggunakan kabel koasial 50 ohm ( RG-58A/U ) dengan panjang maksimal 185 meter.kabel ini lebih kecil dan lebih flesibel daripada yang digunakan untuk standard 10 Base 5. Sistem 10 Base-2 beroperasi pada 10 Mbps dan menggunakan metode tranmisi baseband.<br />
10 Base5 : 10 Base-5 adalqh standard awal untuk Ethernet yang menggunakan kabel koasial. nama 10 Base5 didasarkan pada fakta bahwa kecepatan transfer data maksimum adalah 10 Mbps. menggunakan transmisi Baseband, dan panjang kabel maksimal adalah 500 meter. 10 Base5 juga disebut Thick Wire atau thick Net.<br />
10BaseT : 10BaseT adalah jenis Ethernet yang paling umum. Nama tersebut menunjukan bahwa kecepatan transmisi maksimum adalah 10Mbps. 10BaseT menggunakan kabel tembaga dan merupakan card standard untuk menghubungkan komputer pada lokal area network (LAN)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/azzip.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/azzip.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/azzip.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/azzip.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/azzip.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/azzip.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/azzip.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/azzip.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/azzip.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/azzip.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/azzip.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/azzip.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/azzip.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/azzip.wordpress.com/101/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azzip.wordpress.com&amp;blog=4995423&amp;post=101&amp;subd=azzip&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://azzip.wordpress.com/2009/01/13/istilah-istilah-penting-dalam-jaringan-komputer/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1e46037d24e2500f8289d501675a58bf?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">anggaariyanto</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>zyrex</title>
		<link>http://azzip.wordpress.com/2009/01/13/zyrex/</link>
		<comments>http://azzip.wordpress.com/2009/01/13/zyrex/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Jan 2009 07:05:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anggaariyanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[tugas]]></category>
		<category><![CDATA[tugasku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://azzip.wordpress.com/?p=98</guid>
		<description><![CDATA[Kelompok 9 ZYREX P/N :FGS / 0810 /029-520 PO :88793 S/N :02ZO710I3082 Product description : PC zyrex studia (type 1) packing list : PC Dual core 2.0 Ghz HDD SATA 80 GB Zyrex keyboard zyrex mouse pad extra fan kartu garansi Zyrex mouse ZA 305 Barang – barang dalam kardus : CD drive Stiker SMK [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azzip.wordpress.com&amp;blog=4995423&amp;post=98&amp;subd=azzip&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h2>Kelompok 9</h2>
<div id="post-59" dir="ltr">
<p>ZYREX</p>
<p>P/N :FGS / 0810 /029-520<br />
PO :88793<br />
S/N :02ZO710I3082</p>
<p>Product description : PC zyrex studia (type 1)<br />
packing list 	:<br />
PC<br />
Dual core 2.0 Ghz<br />
HDD SATA 80 GB<br />
Zyrex 	keyboard<br />
zyrex mouse pad<br />
extra fan<br />
kartu garansi<br />
Zyrex 	mouse ZA 305</p>
<p>Barang – barang dalam kardus :<br />
CD drive<br />
Stiker SMK 	zyrex<br />
mouse<br />
fan + processor<br />
kartu garansi<br />
keyboard<br />
kabel 	power<br />
casing</p>
<p>spesifikasi motherboard :<br />
tipe : P4 m 900 T -M2 REV :1.0<br />
15- 	K 49 -011008</p>
<p>on board :<br />
DB 9<br />
mouse dan keyboard<br />
USB port<br />
audio<br />
VGA 	slot<br />
PCI slot<br />
RAM slot<br />
processor socket<br />
baterai CMOS</p>
<p>technical parameter :<br />
Rated voltage : 12 VDC<br />
operating 	voltage : 10.8 -13.2 VDC<br />
starting voltage : 7 VDC<br />
rated curent 	: 0.19a + 10 %</p>
<p>type power supply :<br />
-AC I/p :VOL :115 /230v-CUR : 10/6A MAX 	FREQ : 60 – 50 Hz</p>
<p>Harddisk:<br />
-western digital<br />
S/N : WMAM 9CNR 2313<br />
Product 	of malaysia<br />
-drive parameter :LBA 156 30 1488<br />
-MPL : WD 800RD 	-22 MR A1<br />
-Date :23 jul 2008<br />
-Dcm : HSBANTJCA<br />
-DVD- ROM 	Drive SH-D1 62<br />
-merek samsung<br />
-DVD multipleyer</p></div>
<p style="margin-bottom:0;">
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/azzip.wordpress.com/98/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/azzip.wordpress.com/98/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/azzip.wordpress.com/98/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/azzip.wordpress.com/98/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/azzip.wordpress.com/98/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/azzip.wordpress.com/98/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/azzip.wordpress.com/98/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/azzip.wordpress.com/98/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/azzip.wordpress.com/98/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/azzip.wordpress.com/98/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/azzip.wordpress.com/98/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/azzip.wordpress.com/98/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/azzip.wordpress.com/98/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/azzip.wordpress.com/98/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azzip.wordpress.com&amp;blog=4995423&amp;post=98&amp;subd=azzip&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://azzip.wordpress.com/2009/01/13/zyrex/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1e46037d24e2500f8289d501675a58bf?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">anggaariyanto</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
